Operasi Pasar Bersubsidi Antisipasi Lonjakan Harga Bahan Pokok di Kota Metro

Operasi Pasar Bersubsidi di pusat perbelanjaan Cendrawasih, Kompleks Pasar Kopindo ,Metro--M.Ricardo
METRO,LAMPUNGNEWSPAPER - Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melalui Dinas Perdagangan (Disdag) setempat menggelar Operasi Pasar Bersubsidi, di tengah situasi di mana sejumlah bahan pangan mengalami lonjakan harga.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah bahan pokok dijual di bawah harga pasaran. Diketahui, fluktuasi tertinggi terjadi pada harga cabai yang tembus Rp80 ribu per kilogram.
Saat menghadiri gelaran Operasi Pasar Bersubsidi di pusat perbelanjaan Cendrawasih, Kompleks Pasar Kopindo setempat, Wakil Wali Kota Metro, Qomaru Zaman mengatakan, Operasi Pasar digelar dengan tujuan meringankan beban biaya belanja konsumtif rumah tangga masyarakat, sebagai wujud tindakan konkret kepedulian pemerintah daerah.
“Inilah yang harus kita buktikan kepada masyarakat, bahwa Pemkot Metro selalu hadir melayani masyarakat, melayani kebutuhan masyarakat, meningkatkan daya beli masyarakat, dan meringankan harga bahan pokok yang sedang mengalami kenaikan,” kata Qomaru, Kamis, 9/11/2023.
BACA JUGA:Tes SKD PPPK Nakes Bandar Lampung Digelar 16 November Mendatang
“Saya kira, ini sangat membantu sekali lah ya. Artinya, pemerintah menyikapi hal ini dengan cermat dan tepat, dan ini kita dorong untuk dibuktikan dengan kegiatan semisal ini. Maka, kita berikan kesempatan kepada masyarakat untuk menikmati kepedulian pemerintah, lewat program dan kegiatan operasi pasar,” sambungnya.
Sementara itu, Kepala Disdag Kota Metro, Elmanani menjelaskan rincian stok bahan pangan yang disediakan.
Menurutnya, selisih harga barang di pasaran dengan Operasi Pasar Bersubsidi berkisar antara Rp5 ribu hingga Rp20 ribu.
“Seperti yang kita lihat, di sini kita menjual cabai, bawang, gula, minyak, tepung terigu dan telur. Kalau beras, memang tidak kita tampilkan, karena memang beras ini sudah kerja sama dengan Bulog, dan itu ditampilkan di kegiatannya setiap hari, di setiap Kelurahan se-Kota Metro. Operasi Pasar Bersubsidi ini berlangsung satu hari ini saja,” tukasnya.
Berdasarkan data yang diterima Lampung Newspaper dari Kepala Disdag Kota Metro, diketahui dalam kegiatan Operasi Pasar Bersubsidi Gelaran 1 itu menyediakan cabai merah sebanyak 2 kuintal dengan harga Rp60 ribu per kilogram, yang mana selisih dengan harga pasaran mencapai Rp20 ribu per kilogram.
Cabai rawit dibanderol seharga Rp30 ribu per kilogram dengan subsidi sebesar Rp20 ribu dan stok 1 kuintal.
Lalu, bawang merah yang dijual Rp19 ribu per kilo dengan subsidi Rp4 ribu dan stoknmencapai 4 kuintal. Bawang putih seharga Rp29 ribu per kilogram dengan subsidi Rp6 ribu dan stok 4 kuintal.
BACA JUGA:Gedung Sentra UKM Kota Bandar Lampung akan Beroperasi Desember Mendatang
Sedangkan tepung terigu dipatok seharga Rp8 ribu, subsidi sebesar Rp3 ribu dan stok sebanyak 1 ton.
Minyak goreng seharga Rp9 ribu, subsid Rp4 ribu dengan stok sebayak 1000 liter. Serta gula pasir seharga Rp10 ribu, subsidi Rp5 kilo, stok 1 terakhir,
telur dibanderol seharga Rp21.500, subsidi Rp4 ribu dan stok 500kg.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekkot Metro Bangkit Haryo Utomo, Asisten 1 Yeri Ehwan, Staf Ahli Bidang 1 Pemerintah Kota (Pemkot) Metro Silfia Naharani dan Ketua DWP Kota Metro AC Yuliwati. (MRC)
Sumber: