SPA O Diduga Melakukan Praktek Prostitusi Terselubung

SPA Diduga belum melengkapi izin--
Di lokasi, wartawan kami mendapat informasi dan mewawancarai salah seorang pengunjung SPA yang tidak ingin disebutkan namanya. Ia menggambarkan saat memasuki tempat SPA akan disambut resepsionis atau kasir yang akan mengarahkan pengunjung ke ruangan sauna atau ruangan lobi.
BACA JUGA:Butuh Dana Segar Hingga 100 Juta untuk Usaha, KUR Bank Mandiri Tanpa Anggunan
“Pas masuk ke dalam ada satu orang wanita seksi yang mengaku sebagai Guest Relation Officer (GRO), wanita ini lah yang akan mengarahkan tamu apakah sudah pesan terapis atau belum,” ungkap dia.
Bahkan, lanjut dia, sang GRO kemudian membuka handphone yang akan menunjukan terapis mana yang akan dipilih
Yang membuat dirinya terkejut sang GRO kemudian menawarkan apakah akan mengambil layanan TH1 atau TH2.
“Kemudian saya tanya apa perbedaan TH1 dan TH2 tersebut, sang GRO pun sedikit menerangkan kalau TH1 satu itu layanan terapis massage( pijat saja) dan TH2 itu merupakan layanan yang baru saja disediakan oleh manageman SPA O untuk memfasilitasi tamu yang akan langsung memilih terapis bukan pijat tetapi fasilitas all inn,” terang dia
BACA JUGA:Satpol PP Bandar Lampung akan Relokasi Pedagang ke Pasar Smep
Fasilitas terapis All inn inilah yang diduga menjurus kepada layanan prostitusi yang dikemas dengan layanan pijat tadi lanjut dia, “Kita akan diarahkan untuk memilih layanan terapis yang tersedia dengan sebutan Gold, Platinum dan silver. Dibuat sebutan itu untuk membedakan type terapis dari segi harga yang ditawarkan sang GRO dimana tarif dimulai dari satu juta keatas,” terangnya.
Sumber: