Kebakaran Hutan dan Lahan Jadi Perhatian Serius Qudrotul Ikhwan

Kebakaran Hutan dan Lahan Jadi Perhatian Serius Qudrotul Ikhwan

Rapat Karhutla -Franxi Sapputra-

mengantisipasi secara optimal terkait permasalahan kebakaran hutan dan lahan.

"Kabupaten Tulangbawang memiliki lahan, baik lahan gambut maupun perkebunan yang cukup

luas. Situasi El Nino yang masih terjadi sangat berpotensi memicu terjadinya Karhutla," ungkap Pj

Bupati.

Dijelaskan Qudrotul Ikhwan, dari data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten

Tulangbawang, sepanjang Tahun 2023 terjadi 16 peristiwa kebakaran dan 1 diantaranya merupakan kebakaran lahan.

"Seluruh pihak harus bersinergi dan serius dalam melaksanakan upaya preventif agar bencana Karhutla dapat diantisipasi dengan baik dan cepat," harapnya.

Bahkan, Pj Bupati menegaskan kepada BPBD dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan

Tulangbawang untuk aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat.

Terkhusus, lanjut Qudrotul, kepada para petani yang masih menggunakan pola konvensional dalam membuka lahan pertanian yakni dengan membakar lahan.

"Jadi diharapkan tidak ada lagi menggunakan teknik tersebut, karena akan memicu kebakaran lahan secara luas," tegas Pj Bupati.

Menurutnya, Kabupaten Tulangbawang akan terus berkomitmen menyelamatkan hijaunya alam. Hal tersebut sesuai dengan makna yang terkandung dalam filosofi Kabupaten Tulangbawang yakni Udang Manis.

Udang manis yakni kepanjangan dari: Unggul, Damai, Aman, Nyaman, Guyup, Mandiri, Agamis, Natural, Inovatif dan Sejahtera. (fay/mad).

Sumber: