Curanmor Resahkan Warga Kotabumi, 1 Pelaku Ditembak, 1 Kabur

Curanmor Resahkan Warga Kotabumi, 1 Pelaku Ditembak, 1 Kabur

--

LAMPUNGUTARA,LAMPUNGNEWSPAPER.COM--Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Presisi  Satreskrim Polres Lampung Utara (Lampura) berhasil meringkus satu dari dua orang pelaku spesialis pencurian kendaraan sepeda motor (Curanmor) di wilayah Kotabumi yang meresahkan warga dalam satu Minggu terakhir ini.

Satu orang pelaku curanmor terpaksa harus menerima timah panas karena berani menembak petugas menggunakan senjata api (senpi) ilegal.

Meningkatnya tindak pidana curanmor hingga puluhan kasus di Kotabumi dalam sepekan terakhir baik di halaman rumah hingga tempat parkiran toko dan rumah ibadah membuat Polres Lampung Utara bergerak cepat mencari pelaku sindikat spesialis pencurian sepeda motor guna memberikan rasa aman kepada masyarakat.

BACA JUGA:Akhir Pekan Berujung Duka, Pelajar SMA di Lampura Tewas Tenggelam di Sungai

BACA JUGA:Cegah Barang Terlarang, Petugas Lapas Kotabumi Razia Kamar Warga Binaan

Kasatreskrim Polres Lampura, AKP Ivan Roland Kristofel  mengatakan pelaku yang diamankan bernama Joni warga Terbangi Besar Lampung Tengah yang merupakan salah satu dari dua pelaku spesialis tindak kejahatan pencurian sepeda motor yang dalam seminggu terakhir menjalani aksinya di wilayah Kotabumi.

"Pelaku tidak kooperatif saat hendak ditangkap, malah menembaki petugas dengan senpi ilegal, beruntung peluru dari senpi pelaku tidak menyasar petugas maupun warga sekitar dan hanya mengenai mobil petugas hingga tembus ke dalam kap mobil, petugas pun membalas tembakan tersebut dan mengenai kedua kaki pelaku," kata Ivan

Dari penggerebekan itu, salah satu rekan pelaku berinisial (R) berhasil melarikan diri saat petugas dan pelaku Joni sedang beradu tembakan, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku harus mendekam di sel tahanan Mapolres Lampung Utara.

"Sementara polisi masih melakukan pengejaran terhadap salah satu rekan pelaku berinisial (R)”kasat Reskrim polres Lampung Utara,"kata Ivan Roland Kristofel.

Kasatreskrim menyebut awalnya, polisi mendapat laporan dari masyarakat yang curiga terhadap dua orang yang sudah 15 menit terlihat seperti ada yang dipantau.

“Mendapat laporan tersebut petugas langsung ke lokasi dan saat tiba di lokasi langsung terjadi baku tembak yang di lakukan oleh para pelaku, petugas berhasil melumpuhkan satu pelaku dengan tindakan tegas terukur serta satu orang berhasil kabur dan saat ini masih dalam pengejaran,"pungkas kasatreskrim.

Sumber: