Pupuk Bersubsidi di Lampura Dipastikan Aman dan Sesuai HET
--
LAMPUNGUTARA,LAMPUNGNEWSPAPER.COM--Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) Lampung Utara (Lampura) terus memantau harga pupuk bersubsidi.
Pemantauan ini dilakukan pasca diterbitkannya Peraturan Pemerintah tentang Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk yang kini telah menurun, guna mendukung program swasembada pangan di era Presiden RI Prabowo Subianto.
"Saat ini tim masih terus turun ke lapangan, selain sosialisasi juga melaksanakan pengawasan terhadap harga terbaru yang ditetapkan pemerintah," ujar Kepala DTPH Lampura, Tommy Suciadi, didampingi Kabid Perbenih Saham dan Pupuk (PSP) Muntofik, di ruangannya, Rabu (24/12/2025).
BACA JUGA:Bupati Lampura Sambangi Warga Desa Nyapah Banyu Yang Terdampak Banjir
BACA JUGA:Sidak di Kantor Kelurahan, Wabup Lampura Prihatin Dengan Kehadiran ASN
Pemantauan mengacu pada Surat Keputusan (SK) Kementerian Pertanian RI Nomor 117/Kpts/SR.310/M/09/2025 tentang perubahan atas Keputusan Menteri Nomor 800/Kpts/SR.310/M/09/2025 mengenai jenis dan HET pupuk bersubsidi sektor pertanian tahun anggaran 2025.
Ketentuannya, harga Urea maksimal Rp90 ribu per 50 kg, NPK Rp92 ribu per 50 kg, NPK Plus Rp132 ribu per 50 kg, dan pupuk bersubsidi lainnya, berlaku sejak 22 Oktober 2025.
"Selain petugas DTPH, juga ada dari kepolisian dan kejaksaan. Kita turun selain mengawasi juga memantau pendistribusian di sejumlah kios," timpal Kabid PSP DTPH Lampura, Muntofik.
Dari pemantauan di berbagai kios, tidak ditemukan pupuk bersubsidi dijual di atas HET. Kuota pupuk juga diklaim masih aman hingga akhir tahun.
"Sesuai nota, tidak ada pupuk bersubsidi dijual di atas HET. Namun, kendala utama adalah kurangnya koordinasi antara kios dan kelompok tani, sehingga sering menjadi hambatan,"imbuhnya.
Oleh karena itu, DTPH akan terus mendorong intensifikasi kegiatan serupa agar pupuk bersubsidi tersalur tepat guna dan sasaran. Beberapa kecamatan yang telah dikunjungi meliputi Kotabumi Utara, Kecamatan Kotabumi, Abung Timur, dan Sungkai Barat. Hari ini, tim bersama rombongan melanjutkan perjalanan ke Kecamatan Hulu Sungkai.
Sumber: