Agama dan Politik: Haruskah Dipisahkan Secara Diametral?
--
Agama mengajarkan manusia untuk tidak berbuat zalim.
Politik seharusnya membangun hukum dan institusi yang mencegah terjadinya kezaliman.
Dengan kata lain, politik dapat menjadi bagian dari ikhtiar manusia untuk mewujudkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan dunia.
*Tetapi Agama Jangan Dijadikan Alat untuk Membungkam Kritik*
Ada satu hal lagi yang tidak boleh dilupakan.
Ketika agama masuk ke ruang politik, jangan sampai agama justru digunakan untuk membungkam kritik.
Berbeda pendapat bukan berarti berbeda iman.
Mengkritik kebijakan pemerintah bukan berarti membenci negara.
Mengkritik seorang pejabat yang mengaku religius bukan berarti menghina agama.
Justru dalam kehidupan demokrasi, kritik diperlukan agar kekuasaan tidak berjalan tanpa kontrol.
Bahkan seorang pemimpin yang baik seharusnya tidak dikelilingi oleh orang-orang yang selalu mengatakan “iya”.
Pemimpin membutuhkan orang yang berani mengatakan “tidak” ketika kebijakannya keliru.
Masyarakat membutuhkan ruang untuk mengkritik.
Pers membutuhkan kebebasan untuk mengawasi.
Lembaga negara membutuhkan mekanisme kontrol.
Sumber: