Agama dan Politik: Haruskah Dipisahkan Secara Diametral?

Agama dan Politik: Haruskah Dipisahkan Secara Diametral?

--

Sebab manusia memiliki keterbatasan.

 

Politisi bisa salah.

 

Ulama bisa salah.

 

Pejabat bisa salah.

 

Pemimpin bisa salah.

 

Karena itu, jangan sampai kepentingan politik seseorang disamakan dengan kehendak Tuhan.

 

Ketika seseorang mengatakan bahwa dirinya membawa agama, bukan berarti semua keputusan politiknya otomatis benar.

 

Justru keputusan tersebut harus tetap dapat dikritik, diuji, diperdebatkan, dan dipertanggungjawabkan.

Sumber: