Dua Tulisan Satir Ungkap Kode Dugaan Skandal Legislator E dan S
Dua Tulisan Satir Ungkap Kode Dugaan Skandal Legislator E dan S--
BANDARLAMPUNG, LAMPUNG NEWSPAPER — Isu dugaan penggerebekan yang disebut melibatkan dua legislator DPRD Kota Bandarlampung berinisial E dan S semakin menarik perhatian setelah sedikitnya dua media menerbitkan tulisan satir yang mengangkat tema serupa.
Tulisan pertama berjudul “Skandal Cinta Dua Anggota DPRD Kota”, dimuat Analisis.co.id pada 18 Agustus 2026. Tulisan tersebut menggunakan sejumlah nama dan tempat yang tampaknya sengaja dibuat menyerupai identitas sebenarnya.
Sementara tulisan kedua berjudul “Dobrakan Pintu Hancurkan Skandal Dewan Kota Tanah Lempung”, juga terbit pada 18 Agustus 2026 di Fajar Sumatera. Artikel tersebut saat ini berada dalam kondisi terlindungi sandi sehingga isi lengkapnya tidak dapat diverifikasi dari halaman publik.
Yang menarik, satire pertama tidak sekadar menggunakan istilah umum. Penulis menyebut tokoh bernama Adison Ajar, yang digambarkan sebagai anggota DPRD Kota dari Partai Amalin Nasihat.
Nama partai tersebut secara fonetik dan struktur kata dapat dibaca sebagai permainan kata yang mengarah kepada PAN, sementara “Adison Ajar” juga diposisikan sebagai sosok anggota dewan yang telah tiga periode.
Tokoh kedua diberi nama Yuksri Ning Jamasari, yang dalam cerita disebut berasal dari Partai Pedihnya Perjuangan Harapan, disingkat Pedeipeh.
Nama partai fiktif tersebut tampak sebagai permainan kata yang mengarah kepada PDI-P.
Kode Nama yang Terlalu Spesifik?
Dalam tulisan satir, penggunaan nama samaran sebenarnya merupakan teknik yang lazim digunakan untuk menyampaikan kritik tanpa menyebut identitas secara langsung.
Namun, ketika nama samaran disertai petunjuk berupa partai politik, posisi sebagai anggota DPRD, masa jabatan, serta lokasi tertentu, pembaca dapat mencoba melakukan pencocokan dengan figur nyata.
Di sinilah persoalan jurnalistiknya muncul.
Apakah Adison Ajar dan Yuksri Ning Jamasari memang sekadar karakter satir, atau sengaja digunakan sebagai kode untuk merujuk kepada dua legislator tertentu?
Pertanyaan tersebut belum dapat dijawab hanya berdasarkan tulisan satir.
Tetapi rangkaian petunjuk yang digunakan penulis membuat isu tersebut menarik untuk ditelusuri lebih lanjut.
Sumber: