Ada perbedaan penting antara politik yang berlandaskan nilai agama dan politik yang mengklaim mewakili Tuhan.
Manusia tidak boleh dengan mudah mengatakan, “Saya adalah suara Tuhan.”
Sebab manusia memiliki keterbatasan.
Politisi bisa salah.
Ulama bisa salah.
Pejabat bisa salah.
Pemimpin bisa salah.
Karena itu, jangan sampai kepentingan politik seseorang disamakan dengan kehendak Tuhan.