Sidak,Pemprov Lampung Uji Rapid Test Kit Keamanan Pangan di Beberapa Pasar Bandar Lampung, Hasilnya

sidak pasar--pemprovlampung
Tim Koordinasi Jejaring Pangan memperoleh kesimpulan bahwa untuk jumlah pasokan serta harga pangan pokok strategis cukup stabil dibandingkan minggu sebelumnya.
Namun beberapa komoditas tercatat masih diatas HET yaitu beras premium dan gula pasir.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung Bani Ispriyanto, menjelaskan bahwa Sidak ini dilakukan untuk memastikan keamanan pangan bagi seluruh masyarakat Lampung dan para penjual bahan pangan baik di pasar tradisional maupun pasar modern.
"Pangan aman, masyarakat hidup sehat, cerdas dan mandiri. Kalau bukan aman berarti bukan pangan," ucap Bani Ispriyanto.
Dalam penyelenggaraan Sidak, Tim Koordinasi Jejaring Keamanan Pangan Provinsi Lampung mendampingi kunjungan kerja dari Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Badan Pangan Nasional, Dr. Andriko Noto Susanto, SP, MP.
Andriko Noto Susanto bersama Kepala Dinas KPTPH Provinsi Lampung, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Kepala BBPOM Lampung, Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Provinsi Lampung dan Dinas Pangan Pemerintah Kota Bandar Lampung meninjau langsung kondisi pasar Way Halim dan Supermarket Superindo sekaligus berdialog dengan para pedagang.
"Hari ini Badan Pangan Nasional beserta tim dari Provinsi Lampung melakukan monitoring terkait stabilisasi pasokan dan harga serta keamanan pangan, jadi hasilnya di Pasar Way Halim pasokan dan harga pangan strategis terpantau stabil," ungkap Andriko Noto Susanto.
Lebih lanjut Andriko Noto Susanto menyampaikan bahwa Badan Pangan Nasional berkoordinasi dengan Lembaga terkait untuk memastikan keamanan pangan yang beredar di Pasar Way Halim dan Superindo ini aman, baik pangan segar maupun olahan, pangan dalam kemasan maupun tanpa kemasan dan pangan asal nabati, ikan maupun hewani.
"Hasil dari rapid test terkait dengan komoditas-komoditas pangan segar ini termonitor tidak ada residu pestisida yang berlebihan, tidak ada cemaran fisik, biologi dan kimia yang berbahaya. Dalam rangka memastikan itu kita membuat PAS AMAN yaitu Pasar Pangan Segar Aman," pungkasnya.
Dalam kunjungan kerja di Pasar Way Halim, Andriko Noto Susanto juga mengunjungi Pos Pantau PAS AMAN Pasar Way Halim yang berfungsi untuk memantau dan memonitor keamanan pangan yang beredar secara berkala.
Sumber: