Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Lamsel, Drs. H. M. Darmawan, MM menyatakan, langkah yang diambil oleh PT. ASDP merupakan salah satu upaya menghidupkan Bakauheni Harbour City (BHC). Menurutnya, langkah nya menggaet DKLS cukup tepat karena memang merupakan organisasi seni budaya yang ada di kabupaten ini.
"Maka kita arahkan untuk menggaet DKLS. Kita tindaklanjuti melalui rapat. Mereka ingin kita ambil bagian, kenapa tidak. Ini salah satu peluang untuk mengembangkan organisasi DKLS," singkat Darmawan.
Ditempat yang sama, Ketua Harian DKLS, Ponimin, SE, MM mengapresiasi niatan PT. ASDP tersebut. Namun, pihaknya akan menindaklanjuti nya dengan rapat internal bersama seluruh Divisi yang ada di DKLS.
"Ini memang peluang yang bagus. Tapi kita perlu bicara dulu bagaimana konsep nya. Selain itu yang perlu kita pikirkan adalah masalah anggaran. Karena mereka tadi bilang kalau belum ada buget untuk kegiatan itu. Apalagi memang setiap hari kita disuruh mengisi. Hasil rapat nanti akan kita laporkan ke Ketua Umum," pungkasnya. (idh)