Kunjungan Kerja Ke Lampung, Menteri Agama Tekankan Pesan Moral, Ekoteologi, dan Kurikulum Berbasis Cinta

Kunjungan Kerja Ke Lampung, Menteri Agama Tekankan Pesan Moral, Ekoteologi, dan Kurikulum Berbasis Cinta

Kunjungan Kerja Ke Lampung, Menteri Agama Tekankan Pesan Moral, Ekoteologi, dan Kurikulum Berbasis Cinta--

Ia juga menekankan bahwa dalam perspektif agama, tidak ada benda mati. Karena itu, manusia harus memperlakukan makhluk hidup dan alam sebagaimana mereka ingin diperlakukan. 

“Apa yang tidak kita sukai pada diri kita, jangan kita perlakukan kepada tumbuhan, hewan, bahkan alam semesta,” jelasnya. Bila filosofi ini dipegang, maka kerukunan umat beragama, toleransi, dan kehidupan yang damai akan tumbuh dengan sendirinya.

Sementara itu, Kurikulum Berbasis Cinta ditekankan sebagai cara mengajar agama tanpa menanamkan kebencian kepada pemeluk agama lain. Menag mengingatkan bahwa pendidikan agama harus menumbuhkan kasih, bukan permusuhan. 

“Jangan sampai saat kita mengajar agama, kita justru menumbuhkan kebencian. Itu bertentangan dengan ajaran agama sendiri,” pungkasnya.

Saat kunjungan ke UIN RIL, di Ruang Rektor, Menang juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas bencana yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ia pun mengajak semua pihak untuk mendoakan dan membantu korban bencana tersebut.

Sumber:

Berita Terkait