Mirza berharap kolaborasi tersebut dapat melahirkan model pemberdayaan desa yang berkelanjutan sekaligus menjadikan Lampung sebagai contoh nasional dalam pembangunan ekonomi berbasis desa.
“Jika model ini berhasil, Lampung bisa menjadi role model nasional. Desa tidak hanya menjadi pusat produksi, tetapi juga pusat pertumbuhan ekonomi yang mampu menciptakan nilai tambah dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.