Tayuhan KAGAMA Lampung: Bukan Sekadar Reuni, Tapi Gerakan Membangun Daerah

Selasa 19-05-2026,19:27 WIB
Reporter : Aprohan Saputra
Editor : Aprohan Saputra

SUASANA hangat terasa sejak malam mulai turun di Mahan Agung, Bandar Lampung, Jumat, 15 Mei 2026. Para alumni Universitas Gadjah Mada dari berbagai daerah di Lampung datang bukan sekadar menghadiri seremoni organisasi. Mereka berkumpul dalam satu semangat: merajut kolaborasi untuk pembangunan daerah.

Momentum itu menjadi pembuka rangkaian besar “Tayuhan KAGAMA Lampung 2026”, sebuah agenda yang dirancang lebih dari sekadar pelantikan pengurus. Di balik rangkaian acara tersebut, tersimpan gagasan besar tentang sinergi kampus, alumni, pemerintah, dan masyarakat desa.

Ketua Pelaksana Tayuhan KAGAMA Lampung 2026 sekaligus Ketua Harian KAGAMA Lampung, Andri Restuni Nufiar, mengatakan seluruh kegiatan tahun ini sengaja diintegrasikan dalam satu momentum agar dampaknya lebih nyata dan terasa luas.

“Selama ini ada banyak kegiatan yang berjalan sendiri-sendiri. Tahun ini kami satukan menjadi satu hajatan besar. Kami ingin menghadirkan dampak yang lebih terasa, sekaligus menunjukkan kuatnya sinergi antara kampus, alumni, pemerintah pusat, dan pemerintah daerah,” ujar Andri.

Ia menyebut Tayuhan KAGAMA Lampung bukan hanya agenda internal alumni, tetapi juga ruang mempertemukan gagasan pembangunan dengan potensi daerah.

“Ini bukan sekadar kumpul alumni. Ada penguatan organisasi, kerja sama strategis, dialog pembangunan desa, sampai kunjungan langsung melihat potensi daerah. Semua dirancang dalam satu rangkaian yang saling terhubung,” katanya.

Malam penyambutan bertajuk Nemui Nyimah menjadi simbol kehangatan khas Lampung. Pemerintah Provinsi Lampung menjamu Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D.

Hadir pula, Sekretaris Jenderal PP KAGAMA yang juga Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI, Nezar Patria, S.Fil., M.Sc., M.B.A., unsur Kementerian Desa, Wakil Rektor III UGM, para dekan dan pimpinan UGM, hingga pengurus KAGAMA dari seluruh Lampung.

Nuansa kekeluargaan terasa kuat. Tidak ada sekat formal yang kaku. Para alumni lintas generasi bercengkerama sambil membicarakan masa depan Lampung dan kontribusi perguruan tinggi bagi daerah.

Keesokan harinya, Sabtu 16 Mei 2026, rangkaian utama Tayuhan dimulai dengan pelantikan Pengurus Daerah, Pengurus Cabang, hingga Pengurus Komunitas KAGAMA di Lampung.

Kepengurusan Pengda KAGAMA Lampung dipimpin oleh Drs. Qodratul Ikhwan, M.M. yang juga Bupati Tulang Bawang, bersama Andri Restuni Nufiar sebagai Ketua Harian.

Selain itu, turut dilantik pengurus cabang dari berbagai kabupaten seperti Mesuji, Tulang Bawang Barat, Way Kanan, Lampung Utara, Lampung Tengah, Tanggamus, Tulang Bawang, Pesisir Barat, Lampung Selatan, Lampung Timur, hingga Lampung Barat. Komunitas KAGAMA Great Giant Pineapple juga resmi dikukuhkan.

Tidak berhenti pada penguatan organisasi, Tayuhan juga menjadi panggung lahirnya berbagai kerja sama strategis. 

Universitas Gadjah Mada menandatangani nota kesepahaman dengan Pemerintah Provinsi Lampung dan sejumlah pemerintah kabupaten, di antaranya Lampung Utara, Pringsewu, Tanggamus, Pesisir Barat, Tulang Bawang, dan Lampung Timur.

Kerja sama juga dijalin dengan sejumlah perguruan tinggi di Lampung seperti Universitas Lampung, UIN Raden Intan Lampung, Universitas Muhammadiyah Metro, Universitas Muhammadiyah Pringsewu, hingga Universitas Indonesia Mandiri.

Kategori :