BANDAR LAMPUNG - Antusiasme masyarakat Lampung dan Sumatera Selatan untuk mudik menggunakan kereta api pada Lebaran 2026 terbilang tinggi. Bahkan, tiket Kereta Api (KA) Rajabasa yang menjadi andalan rute Tanjungkarang–Kertapati telah terjual hingga 98 persen.
Executive Vice President PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang, Hendy Helmy, mengatakan pihaknya telah menyiapkan lebih dari 60 ribu tempat duduk selama masa Angkutan Lebaran 2026. “Secara keseluruhan kami menyediakan lebih dari 60.000 tempat duduk dari dua layanan utama, yaitu KA Rajabasa dan KA Kuala Stabas,” ujar Hendy, Selasa (3/3/2026). Dari total kapasitas tersebut, KA Rajabasa menyediakan sekitar 37 ribu kursi, sementara KA Kuala Stabas sebanyak 23.040 kursi untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026. Tingginya minat masyarakat terlihat dari angka penjualan tiket KA Rajabasa yang hampir habis. Pemesanan tiket untuk KA Rajabasa telah dibuka sejak H-45 sebelum keberangkatan, sedangkan KA Kuala Stabas diberlakukan sistem pemesanan H-7. “Untuk Rajabasa sudah terjual 98 persen. Sementara Kuala Stabas penjualannya dibuka bertahap, tujuh hari sebelum keberangkatan,” jelasnya. KAI Divre IV memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada H-3 Lebaran. Hal ini berkaca dari pola perjalanan masyarakat di wilayah Sumatera bagian selatan yang cenderung melakukan perjalanan mendekati hari raya. "Meskipun masa libur Lebaran cukup panjang, mayoritas penumpang tetap memilih berangkat menjelang hari raya dan kembali setelah momen silaturahmi selesai," jelasnya. Untuk mendukung kelancaran operasional, KA Rajabasa saat ini dirangkaikan dengan delapan kereta dalam satu perjalanan. Sementara KA Kuala Stabas terdiri dari empat kereta dan berpotensi ditambah satu rangkaian, menunggu persetujuan dari Kementerian Perhubungan. "Selain kesiapan sarana, KAI juga telah melakukan rampcheck atau pemeriksaan kelayakan operasional seluruh armada. Inspeksi lintas stasiun pun dilakukan bersama stakeholder terkait, mulai dari Stasiun Tanjungkarang hingga Stasiun Tanjung Rambang," katanya. Tak hanya itu, pengamanan juga diperketat, terutama di titik-titik rawan yang selama ini telah terpetakan. Penambahan personel dilakukan di jalur rel, pintu perlintasan, hingga area jembatan untuk mengantisipasi gangguan perjalanan, terlebih di tengah kondisi cuaca yang kerap diguyur hujan. “Kami sudah menyiapkan petugas ekstra di lapangan untuk memastikan perjalanan kereta tetap aman dan lancar,” tegasnya. Dibandingkan tahun sebelumnya, terjadi peningkatan penjualan tiket sekitar 5 persen. Hal ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api yang dinilai aman, nyaman, dan tepat waktu. "Kita mengimbau masyarakat agar segera merencanakan perjalanan dan melakukan pembelian tiket melalui kanal resmi guna menghindari kehabisan tiket, terutama pada tanggal favorit menjelang Lebaran, " katanya.Tiket Mudik Lebaran Telah Terjual 98%, KAI Tambah Pengamanan Jalur dan Perlintasan
Rabu 04-03-2026,12:46 WIB
Editor : Deka Agustina Ramlan
Kategori :