Komentar Anggota DPRD Dalam Video Daftar Proyek, Hingga Pelaporan ke Polda
Caption: Tangkapan layar daftar anggota dprd kota metro yang diduga mengerjakan proyek pada dinas PUTR di APBD Kota Metro tahun 2025 dari akun anonim bernama Cepu Magang.--
METRO,LAMPUNGNEWSPAPER.COM— Merebaknya video TikTok (VT) berjudul Data Dugaan Dewan Metro Main Proyek menimbulkan tanda tanya di kalangan masyarakat Kota Metro.
Video yang diunggah akun anonim tiga hari lalu itu, hingga Sabtu (02/04/2026), telah ditonton 3.500 kali, memperoleh 47 komentar, dan dibagikan oleh 196 akun.
Sejumlah anggota DPRD Kota Metro yang disebut dalam video tersebut tidak merespons konfirmasi awak media. FA dan SB, hingga berita ini diturunkan, belum menjawab pesan WhatsApp terkait kebenaran video maupun langkah pribadi atau kelembagaan atas penyebarannya.
AM, yang sebelumnya pernah diperiksa sebagai saksi dalam proses penyidikan bersama anggota dewan lainnya, KH, terkait dugaan gratifikasi dan korupsi dalam skandal pengangkatan tenaga harian lepas (THL) Kota Metro, memilih tidak menanggapi. Ia menilai video tersebut mencatut nama dan belum terverifikasi.
BACA JUGA:Benarkah Rekomendasi DPRD Soal Banjir pada LKPJ Wali Kota Metro 2026? Ini Temuan Lapangan
BACA JUGA:Viral Video Anggota DPRD Kota Metro Main Proyek, Pidana Mengintai
“Sejauh ini saya tidak mengomentari akun media sosial dengan sumber yang tidak jelas. Kami menunggu pernyataan resmi hasil konfirmasi dan verifikasi dari OPD terkait,” ujarnya.
Sementara itu, AC, yang pernah disebut dalam polemik proyek Dinas Pendidikan Kota Metro melalui rekaman video Kusbani, mengarahkan awak media untuk mengonfirmasi langsung kepada pemilik akun anonim.
“Konfirmasi saja kebenarannya ke yang punya akun, bro,” katanya melalui pesan WhatsApp.
DL, yang ditemui langsung oleh koresponden Lampungnews Paper, menyatakan namanya dicatut oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Tidak ada yang saya komentari. Video itu tidak jelas dan mencatut nama saya,” ujarnya.
Hal senada disampaikan IC. Ia mengaku tidak dapat memberikan tanggapan karena sumber informasi tidak jelas.
“Bingung juga mau menanggapi apa, karena sumbernya tidak jelas, bro,” katanya.
Sementara itu, Dewan Kehormatan DPRD Kota Metro, Deswan, mengaku tidak mengetahui kebenaran video tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa secara aturan, anggota DPRD tidak boleh terlibat dalam pengaturan maupun pelaksanaan proyek pemerintah.
Sumber: