Awasi Ketat Sebaran Penyakit Hewan, DKP3 Kota Metro Gelar Rakor TRC-PHMS

Awasi Ketat Sebaran Penyakit Hewan, DKP3 Kota Metro Gelar Rakor TRC-PHMS

--

METRO,LAMPUNGNEWSPAPER.COM--Dalam rangka menjaga keamanan kesehatan hewan, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota METRO menggelar rapat koordinasi internal Tim Respon Cepat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Hewan Menular Strategis (TRC-PHMS), Selasa, 27/2/2026. 

Sebagai garda terdepan, anggota TRC-PHMS yang meliputi tenaga profesional dari dokter hewan, paramedik veteriner, serta tenaga teknis terkait lainnya, memegang peranan vital dalam mendeteksi secara dini dan menangani ancaman penyakit hewan menular, yang berisiko menyebabkan kerugian ekonomi tinggi maupun penyakit zoonosis atau penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia. 

Kepala DKP3 Kota Metro Hery Wiratno menekankan, pentingnya dedikasi tim di tengah situasi yang penuh tantangan. Dia memberikan motivasi khusus terkait keterbatasan sumber daya yang ada saat ini. 

"Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Bapak Wali Kota Metro yang sangat fokus terhadap penanganan penyakit hewan, baik yang mengancam kesehatan manusia maupun yang merugikan ekonomi masyarakat," kata Heri.

BACA JUGA:Musrenbang di Karangrejo Metro Utara, Warga Keluhkan Pelayanan RSUD Ahmad Yani

BACA JUGA:Puluhan PJU di Jalan Jenderal Sudirman Kota Metro Mati, Beberapa Rusak

"Saya memahami tahun ini kita menghadapi tantangan efisiensi anggaran yang berat, namun semangat pengabdian tidak boleh terpangkas. Tim harus segera tancap gas melaksanakan surveilans dan vaksinasi," tambahnya. 

Sejak dibentuk pada 2022 lalu, TRC-PHMS DKP3 Kota Metro telah mencatatkan keberhasilan dalam mengendalikan berbagai wabah, mulai dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Lumpy Skin Disease (LSD), hingga Avian Influenza (AI) dan Rabies. 

Vaksinasi PMK Massal menindaklanjuti instruksi tersebut, agenda terdekat yang akan segera dilaksanakan adalah percepatan surveilans dan vaksinasi PMK secara menyeluruh di Kota Metro. 

Langkah ini tergolong krusial, karena PMK bersifat sangat menular dan fatal bagi ternak ruminansia, yang jika tidak ditangani, akan memicu kerugian ekonomi besar bagi peternak. 

"Vaksinasi massal menjadi langkah wajib untuk membangun kekebalan ternak dan memastikan wilayah Kota Metro tetap terlindungi dari ancaman penyebaran penyakit," terang Heri. 

"Dengan semangat pengabdian yang tinggi. Maka itu, DKP3 berkomitmen menjaga stabilitas sektor peternakan meskipun di tengah keterbatasan anggaran," tandasnya.

Sumber: