TPPS Lampung Utara Perkuat Kolaborasi Tekan Angka Stunting 2025
--
LAMPUNGUTARA,LAMPUNGNEWSPAPER.COM--Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara terus memperkuat komitmen dalam percepatan penurunan angka stunting melalui sinergi lintas sektor yang terukur dan berkelanjutan.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Tingkat Kabupaten Lampung Utara Tahun 2025 yang digelar di Aula Siger Setdakab Lampung Utara, Selasa (30/12/2025).
Rakor dipimpin langsung oleh Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis, didampingi Plh. Sekretaris Daerah Lampung Utara, Ahmad Alamsyah.
Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam menyelaraskan langkah seluruh pemangku kepentingan guna mencapai target penurunan stunting yang lebih optimal di tahun 2025.
BACA JUGA:Pupuk Bersubsidi di Lampura Dipastikan Aman dan Sesuai HET
BACA JUGA:Bupati Lampura Sambangi Warga Desa Nyapah Banyu Yang Terdampak Banjir
Dalam arahannya, Bupati Hamartoni Ahadis menegaskan bahwa percepatan penurunan stunting harus dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor yang kuat, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa.
Ia menekankan pentingnya perencanaan berbasis data, penguatan intervensi spesifik dan sensitif, serta pengawasan pelaksanaan program agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh keluarga sasaran.
“Upaya penurunan stunting tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Diperlukan sinergi yang solid, perencanaan yang tepat sasaran, serta pengawalan program hingga ke tingkat desa,” tegas Bupati.
Rapat koordinasi ini diikuti oleh Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Lampung Utara, bersama perangkat daerah terkait, di antaranya Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana serta Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Utara. Pembahasan difokuskan pada evaluasi capaian program tahun berjalan, pemetaan berbagai tantangan di lapangan, serta penyelarasan rencana aksi penurunan stunting tahun 2025.
Selain itu, perhatian khusus juga diberikan pada penguatan peran puskesmas, posyandu, dan kader kesehatan sebagai ujung tombak pelayanan langsung kepada masyarakat. Optimalisasi peran mereka dinilai krusial dalam mendukung pencegahan dan penanganan stunting secara berkelanjutan.
Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara berharap seluruh pemangku kepentingan memiliki langkah yang seirama, mulai dari perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan program di lapangan. Dengan sinergi yang kuat dan berkesinambungan, target penurunan stunting Kabupaten Lampung Utara tahun 2025 diharapkan dapat tercapai secara efektif dan berkelanjutan.
Sumber: