Geng Motor N-Max Asal Bandung Diduga Buat Keributan

Geng Motor N-Max Asal Bandung Diduga Buat Keributan

LAMPUNGNEWSPAPER.COM - Setelah beredarnya video viral yang menunjukan keributan antara geng motor dengan seorang ibu yang menggunakan mukena. Baru-bsru ini, diketahui geng motor yang diketahui mengatasnamakan Bandung MAX Independent asal Bandung membuat keributan dipenginapan di Jalan Waymesuji No. 34, Pahoman Bandarlampung.

Terlihat geng motor yang mengatasnamakan Bandung MAX Independent itu personelnya berjumlah 10 orang lebih. Atas kejadian itu, nampak seolah membuat citra geng motor semakin buruk. Diceritakan, Tatiek Agustina, keributan itu dipicu lantaran tak terima anggota geng motor itu ditegur olehnya, karena menghidupkan musik terlalu keras.

Dijelaskannya, ada sekitaran 14 motor yang terparkir di depan penginapan, pada Senin (28/12) malam. \"Saya keluar masih dengan menggunakan mukena dan saya meminta anak saya untuk menegur geng motor tersebut agar mengecilkan volume musiknya, musik itu berlangsung sekitar 8-10 menit, akhirnya saya tegur,\" katanya, Kamis (31/12).

“Maaf ya pak, itu rombongannya, ya?  Tolong pak musiknya dikecilkan suaranya. Kalau sekarang gak apa-apa deh tapi nanti pukul 00.00 WIB tolong dimatikan ya, karena disini juga dekat dengan pemukiman,” lanjutnya.

Namun, ada salah satu anggota yang tak terima dengan teguran tersebut, dengan nada tinggi meneriaki Tatiek. “Saha etah?Ibu jangan marah-marah, kita disini juga bayar,” ujar Tatiek menirukan ucapan salah satu anggota geng motor.

Pada saat itu, dirinya mengaku telah mengingatkan dengan cara baik-baik. Menjelaskan peraturan manajemen penginapan -pukul 00.00 WIB harus berhenti.

\"Orang juga ingin istirahat dan ketenangan pak, tapi mereka (geng motor) tetap tidak terima dan emosi. Akhirnya, saya tinggal masuk ke dalam kamar dan berguman huuuh,” ucapnya.

\"Setelah sampai kamar saya cerita kepada anak saya, dan saya keluar lagi rupanya anggota geng motor tersebut tidak terima dan memaki saya sambil menunjuk-nunjuk saya di depan pintu dan mengucapkan kata-kata kotor yang tak pantas,\" jelasnya

” Kita gak terima ya Bu,kalau ibu giniiin kita. Tak lama kemudian, akhirnya ketua rombonganya pun bicara akan melakukan ceck-out malam itu juga. Terus pria yang berkepala botak ini masih tidak terima, dan teriak ke saya dengan berkata dasaaar kau anjiiink!!!,” Katanya

\"Karena mendengar ribut-ribut anak saya keluar, dan ada beberapa anggota yang turun dari lantai atas, lalu salah satu dari mereka yang menggunakan kaos putih mendorong dada anak saya\".

Atas kejadian itu, Tatiek dan Rivaldi mengaku akan melaporkan kejadian ini kepolisian atas perbuatan tidak menyenangkan. (*)

Sumber: