Penemuan Mayat Tanpa Busana di Batu Brak, Diduga ODGJ

Penemuan Mayat Tanpa Busana di Batu Brak, Diduga ODGJ

Mayat ODGJ ditemukan tewas di batu brak--Ade Irawan


LAMPUNGBARAT,LAMPUNGNEWSPAPER- Penemuan sesosok mayat wanita tanpa busana telah menggegerkan masyarakat Pekon (Desa) Negeri Ratu kecamatan Batu Brak kabupaten Lampung Barat, Sabtu (16/9).

Kasatreskrim Polres Lampung Barat Polda Lampung Iptu Juherdi, mengatakan, dugaan mayat tersebut merupakan seorang Orang dakam Gangguan Jiwa (ODGJ).

Menurutnya, tim inafis Polres Lampung Barat langsung melakukan evakuasi terhadap mayat yang tidak diketahui identitasnya setelah mendapatkan laporan.

BACA JUGA:Daftar DTKS Online dan Nikmati Bantuan PKH dan BPNT, Cek Caranya di Sini

“Penemuan korban (Meninggal dunia) di dekat kali yang cukup terjal, korban tanpa identitas itu di duga ODGJ karena dari keterangan warga, ada yang pernah melihat korban beberapa minggu sebelumnya,” ungkapnya.

Juherdi menuturkan, belum dapat memastikan terkait identitas dan penyebab kematian korban sebab pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kematian korban.

“Saat ini penyidik masih melakukan evakuasi terhadap korban dari tempat yang curam (tempat ditemukan mayat),” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Penemuan sesosok mayat wanita tanpa busana membuat geger masyarakat Pemangku 5 pekon (Desa) Negeri Ratu kecamatan Batu Brak, Sabtu (16/9).

Mayat yang belum diketahui identitasnya tersebut ditemukan oleh warga setempat saat sedang memetik cabai disekitar kebun pukul 15.00 WIB.

Peratin (Kepala desa) Negeri Ratu Herpin Adya, membenarkan hal tersebut yang ditemukan oleh warga setempat Tarjak, saat itu ia mencium aroma busuk yang tidak sedap.

“Penasaran dengan bau itu, warga tersebut langsung mencari sumber aroma dan akhirnya dari kejauhan ia melihat sesosok mayat wanita yang kondisinya sudah membusuk dan tanpa busana. Untuk lokasinya tidak jauh dari sungai,” ungkapnya.

 

BACA JUGA:Pembagian Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 Via PT Pos Indonesia, Catat 3 Syarat Pengambilannya

Karena tidak berani mendekat, warga itupun langsung bergegas menghubungi warga lainnya serta aparat pekon setempat.

"Warga dan aparat pekon belum ada yang berani mendekat, tadi hanya mengambil bukti foto saja kemudian langsung dilaporkan ke Babinkamtibmas dan saat ini petugas sedang menuju lokasi," imbuhnya. (Ade)

Sumber: