Kementan Instruksikan Penyuluh Pertanian Kawal Petani Hingga Panen

Kementan Instruksikan Penyuluh Pertanian Kawal Petani Hingga Panen

\"\"

LAMPUNGNEWSPAPER.COM - Semangat Gapoktan yang tidak menyerah pada saat Pademic Covid-19 apalagi Pertanian menjadi ujung tombak ketersedian Pangan yang ada di Tanah Air tercinta Republik Indonesia.

Sesuai arahan Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo (SYL), pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang tidak boleh tertunda apalagi berhenti. Begitu pula kegiatan olah tanah, olah tanam hingga panen padi oleh petani harus tetap berlangsung di tengah pandemi global ini.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Prof Dr Dedi Nursyamsi mengatakan, tugas Penyuluh Pertanian saat pandemi ini harus lebih giat lagi dan tetap produktif.

“Para penyuluh tetap harus aktif dan produktif mendampingi petani agar proses budidaya di lahan masing-masing panen dan pendistribusian berjalan dengan baik, jangan sampai ada pangan yang tertahan,\" terang Dedi.

Rencana Panen yang ada telah di mulai pada awal bulan April sampai dengan juli 2020. Luas sawah padi rawa di Desa Sumber Makmur Kecamatan Mesuji yang akan dipanen pada minggu pertama 85 Ha, dari potensi panen 394 ha, Dari luas sawah tersebut baru sebagian yang dilakukan panen dikarenakan penanaman tidak serentak. Saat ini dilakukan panen raya perdana padi oleh Bapak Bupati, Kepala Dinas Pertanian dan Bapak Camat.

Bapak Bupati mengatakan alhamdulilah kabupaten Mesuji tetap panen berkat kerjasama dan koordinasi semua pihak. Bapak kepala dinas pertanian mengatakan gapoktan tetap eksis ditengah pandemi virus covid 19 dan petani merasa sehat dengan berjemur sekaligus melakukan pengelolaan usahataninya.

Program Kementerian Pertanian Konstratani menurut ketua Gapoktan Sumber Tani bapak budi Saptono mengatakan peran konstratani kecamatan mesuji sangat terasa dalam transfer informasi teknologi dengan bimbingan dan pendampingan dari penyuluh dalam melakukan inovasi agar produktivitas setiap tahunnya meningkat ini terbukti untuk panen kali ini dari hasil ubinan 7 ton per hektan gabah kering panen dibandingkan dengan panen sebelumnya kurang lebih 6 ton.

Ketua Gapoktan mengajak seluruh anggotanya untuk menggunakan benih unggul, pemupukan sesuai rekomendasi dan selalu melakukan pengamatan terhadap serangan hapen secara berkala dan kontinyu sesuai apa yang di sarankan oleh penyuluh. (lnp).

Sumber: