Affan Kurniawan Pengemudi Ojol yang Tewas Terlindas Rantis Brimob Ternyata Kelahiran Bandar Lampung

Affan Kurniawan Pengemudi Ojol yang Tewas Terlindas Rantis Brimob Ternyata Kelahiran Bandar Lampung

--

JAKARTA,LAMPUNGNEWSPAPER.COM--Tragedi memilukan mewarnai aksi unjuk rasa di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis malam seorang driver ojek online (Ojol) bernama Affan Kurniawan (21) meregang nyawa usai terlindas kendaraan taktis (Rantis) Brimob jenis Barracuda.

Peristiwa ini bukan hanya mengguncang rekan-rekan ojol, tapi juga menyentuh hati masyarakat luas, terutama di tanah kelahirannya, Bandar Lampung.

Affan lahir di Bandar Lampung pada 18 Juli 2004. Meski sudah menetap di Menteng, Jakarta Pusat, ia masih dikenal sebagai sosok anak daerah yang berjuang di ibu kota.

Dalam kesehariannya, Affan menjadi tulang punggung keluarga. Ia mengambil orderan dari pagi hingga malam demi memenuhi kebutuhan hidup.

Malam itu, Affan sedang mengantarkan pesanan ketika tiba-tiba terjebak dalam kerumunan massa. Naas, Rantis Brimob melaju cepat dan melindas tubuhnya. Sempat dilarikan ke RSCM, namun nyawanya tidak tertolong.

Pagi ini (29/8), jenazah Affan lebih dulu disemayamkan di rumah duka kawasan Blora, Menteng. Iring-iringan driver ojol mengawal ambulans dari RSCM menuju rumah duka. Suasana penuh haru menyelimuti prosesi, dengan tangisan keluarga serta solidaritas rekan seprofesi.

Rencananya, setelah disemayamkan, Affan dimakamkan di TPU Karet Bivak, Jakarta, dengan fasilitas dari Pemprov DKI. Gubernur DKI Jakarta turut menyampaikan duka cita mendalam dan berharap keluarga diberi ketabahan.

Fakta terbaru, terdapat tujuh anggota Brimob di dalam kendaraan taktis tersebut saat peristiwa terjadi. Pihak kepolisian menyatakan investigasi menyeluruh sedang dilakukan untuk mengetahui detail kronologi dan pihak yang bertanggung jawab.

Rasa duka juga datang dari pihak aplikator. Gojek dan Grab menyampaikan belasungkawa, memberikan santunan kepada keluarga korban, serta memastikan akan ikut mengawal proses hukum hingga selesai.

Tak hanya itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara terbuka menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga korban dan masyarakat.

Ia menegaskan tragedi ini akan ditangani secara serius dan transparan agar tidak terulang di masa depan.

Bagi para driver ojol, Affan adalah simbol perjuangan anak muda rantau yang berusaha menghidupi keluarga dengan cara halal.

Kini, kepergiannya meninggalkan duka mendalam sekaligus pesan agar keselamatan rakyat selalu menjadi prioritas.

 

Sumber: