Car Free Day Gen Zi di Lampung Utara Kembali Ditunda, Izin dan Rekomendasi Belum Terbit

Car Free Day Gen Zi di Lampung Utara Kembali Ditunda, Izin dan Rekomendasi Belum Terbit

--

LAMPUNGUTARA,LAMPUNGNEWSPAPER.COM— Rencana pelaksanaan Car Free Day yang digagas Generasi Muda Aprozi Alam (Gen Zi) di Kabupaten Lampung Utara kembali ditunda.

Hingga Jumat (2/10/2026), rekomendasi dan perizinan dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait belum diterbitkan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara.

Sebelumnya, Gen Zi telah mengajukan permohonan pelaksanaan kegiatan kepada Pemkab Lampung Utara pada 3 September 2026. Car Free Day tersebut direncanakan berlangsung di Jalan Jenderal Sudirman, mulai dari depan Mall Pelayanan Publik hingga Bundaran Pos Kota.

Kegiatan semula dijadwalkan pada 13 September 2026. Namun, hingga memasuki awal Oktober, proses rekomendasi dan koordinasi antarinstansi belum rampung.

Pemkab Lampung Utara disebut masih akan melakukan rapat koordinasi bersama sejumlah OPD untuk membahas teknis pelaksanaan kegiatan. Pemerintah daerah juga akan mempelajari konsep Car Free Day yang telah diterapkan di Bandar Lampung sebagai salah satu bahan pertimbangan.

BACA JUGA:Program Keringanan Pajak Kendaraan Diperpanjang, Antusias Wajib Pajak di Lampura Naik 60 Persen

BACA JUGA:Kasus Dugaan Pengancaman Kades Ogan Jaya, Kapolres: Pemeriksaan Berjalan Sesuai Tahapan

Ketua Umum Gen Zi menyayangkan proses administrasi dan koordinasi yang berlangsung cukup panjang. Pasalnya, permohonan kegiatan telah disampaikan jauh sebelum jadwal pelaksanaan.

“Kami menyayangkan proses administrasi dan koordinasi yang cukup panjang. Permohonan kegiatan sudah kami masukkan sejak 3 September, sementara kegiatan awalnya direncanakan pada 13 September. Sampai hari ini, 2 Oktober, rekomendasi dan izin dari beberapa dinas terkait belum juga selesai,” ujarnya.

Meski demikian, Gen Zi menyatakan tetap menghormati kewenangan pemerintah daerah dalam memastikan setiap kegiatan masyarakat berlangsung sesuai ketentuan, aman, tertib, serta tidak mengganggu kepentingan masyarakat dan pelayanan publik.

Gen Zi berharap proses koordinasi dan administrasi dapat segera diselesaikan sehingga Car Free Day dapat dilaksanakan setelah seluruh persyaratan dan rekomendasi dari instansi terkait terpenuhi.

Car Free Day tersebut sejak awal dirancang sebagai ruang publik yang tidak hanya dimanfaatkan untuk olahraga dan rekreasi, tetapi juga menjadi wadah bagi pelaku UMKM, komunitas olahraga, pelaku seni, serta masyarakat untuk beraktivitas.

Gen Zi menilai kegiatan tersebut dapat menjadi ruang untuk mendorong pola hidup sehat sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat melalui aktivitas UMKM.

Penundaan itu turut menjadi perhatian bagi pelaku UMKM, pelaku seni, dan komunitas olahraga yang sebelumnya telah mempersiapkan diri untuk mengikuti kegiatan.

Sumber: