PALAS,LAMPUNGNEWSPAPER - Pemangkasan jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Pangan Nasional (Bapanas) di Desa Palas Pasemah, Kecamatan Palas membuat khalayak tercengang.
Bagaimana tidak, jumlah beras Bapanas untuk periode Januari dipangkas habis, hingga 95 persen. Pemerintah Desa Palas Pasemah menganggap pemangkasan drastis tak wajar. Sektetaris Desa Palas Pasemah, Faisal mengatakan, bantuan beras Bapanas untuk periode Januari disalurkan melalui Kantor Pos. Beras diambil langsung oleg Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada Kamis kemarin. "Beras diambil tadi di Kantor Pos. KPM lansung yang ambil, tapi untuk periode Januari 2024 ini jumlah KPM hanya 22 keluarga," kata Faisal kepada Radar Lamsel, Kamis sore Yang membuat tercengang, sambung Faisal, jumlah bantuan beras Bapanas ini turun drastis dibanding Desember 2023 lalu. Secara tonase Palas Pasemah masih menerima beras sekitar 4.450 kilogram, namun di Januari 2024 bantuan beras Bapanas hanya 220 kilogram. BACA JUGA:Buaya Malang Sungai Sekampung Diringkus Warga "Turunnya sangat jauh, Desember kita terima beras sekitar 4.450 kilogram. Tapi di Januari ini hanya 220 kilogram, turun drastis," sambung Faisal. Kepala Desa Palas Pasemah, Evan Rastriandana bahkan menganggap pemangkasan ini tak wajar. Ia mengaku, hingga saat ini Pemerintah Desa Palas Pasemah belum mengetahui penyebab pemangkasan KPM bantuan beras Bapanas di periode Januari tersebut. "Kalau Desember kemarin beras dari transporter didrop ke desa, sekarang di Kantor Pos. Kita juga belum tahu apa penyebabnya, apakah ada kesalahan data di Bapanas, kita enggak tahu. Kita minta keterang dari Kantor Pos ,mereka hanya penyalur," ucap Evan. Evan mengungkapkan, pemangkasan juga menimbulkan banyak pertanyaan dari KPM. Lagi-lagi pemerintah desa yang menjadi sasaran masyarakat yang tak menerima bantuan beras Bapanas di bulan Januari. "Ini tidak wajar karena hanya Palas Pasemah saja yang dipangkas secara drastis. Pemerintah desa yang jadi sasaran pertanyaan masyarakat. Seharusnya kalau mau dipangkas sekalian semuanya, supaya tidak ada pertanyaan," pungkasnya. (vid)KPM Beras Bapanas Palas Pasemah Berkurang 95 persen
Senin 05-02-2024,20:43 WIB
Reporter : David
Editor : Khairul
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 31-08-2026,23:30 WIB
Asap Karhutla Ganggu Sekolah di Kaltim, Sejumlah Daerah Terapkan PJJ
Selasa 01-09-2026,15:38 WIB
Tanggul Gajah Jadi Polemik di Sukorahayu, Petani Pertanyakan Tanah yang Sudah Dihibahkan
Selasa 01-09-2026,14:00 WIB
Bahas Raperda RTRW, Pemkab Lamtim Tekankan Kesamaan Data dan Arah Pembangunan
Selasa 01-09-2026,10:38 WIB
Dewan Pers Siapkan Forum Bersama Bahas HPN 2027, Donny Irawan: Harus Jadi Milik Semua Insan Pers
Selasa 01-09-2026,11:08 WIB
Penguasaan 111,71 Hektare Tahura Bukit Soeharto Berujung Potensi Denda Rp 147,3 Miliar
Terkini
Selasa 01-09-2026,21:40 WIB
Kejari Metro Musnahkan Barang Bukti Kejahatan Yang Sudah Inkrah
Selasa 01-09-2026,21:40 WIB
Hari Lahir Kejaksaan Ke 81, Kejari Lampung Utara Tekankan Penegakan Hukum Humanis
Selasa 01-09-2026,21:06 WIB
Wagub Jihan Lantik Pejabat Pemprov Lampung, Tekankan Kebijakan Harus Berdampak ke Masyarakat
Selasa 01-09-2026,21:04 WIB
Harga Jagung Stabil, Gubernur Mirza Genjot Produktivitas dan Hilirisasi Petani
Selasa 01-09-2026,19:17 WIB