Karena itu, politik membutuhkan nilai.
Politik membutuhkan moral.
Politik membutuhkan etika.
Dan agama merupakan salah satu sumber nilai moral yang sangat penting dalam kehidupan manusia.
Namun, nilai agama tersebut harus diterjemahkan dalam bentuk sikap dan kebijakan yang adil bagi seluruh masyarakat.
Seorang politisi yang membawa nilai agama seharusnya tidak hanya rajin berbicara tentang agama di depan publik, tetapi juga menunjukkan kejujuran ketika mengelola anggaran, amanah ketika memegang jabatan, adil ketika membuat keputusan, dan berani menolak korupsi meskipun keputusan tersebut tidak menguntungkan dirinya.
Sebab ukuran keberagamaan seorang pemimpin tidak cukup dilihat dari simbol.
Ia juga harus terlihat dalam perilaku ketika memegang kekuasaan.