LAMPUNGNEWSPAPER.COM – Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Raden Intan Lampung (UIN RIL) bekerja sama dengan PT Fajar Mas Murni (FMM) menggelar Workshop Care & Maintenance Optical Microscope pada Kamis (25/6/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam merawat mikroskop agar kinerjanya tetap optimal dan menghasilkan pengamatan yang akurat.
Workshop berlangsung dalam dua sesi. Sesi pertama diikuti dosen, akademisi, dan laboran dari berbagai perguruan tinggi serta institusi di Lampung, seperti UIN RIL, Itera, Unila, Universitas Malahayati, Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang, UPTD Balai Labkesda Provinsi Lampung, dan Universitas Aisyah Pringsewu. Sesi kedua diikuti mahasiswa Program Studi Biologi FST UIN RIL yang memperoleh sertifikat sebagai bagian dari Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI).
Dekan FST UIN RIL, Dr. Sovia Mas Ayu, menegaskan bahwa FST fokus mengembangkan bidang halal dan berupaya menjadi center of excellence di bidang tersebut. Ia menekankan pentingnya perawatan dan kalibrasi alat laboratorium mengingat tingginya nilai investasi peralatan laboratorium yang dimiliki kampus.
Selain meningkatkan kompetensi peserta, workshop ini juga membuka peluang kolaborasi antara perguruan tinggi, industri, dan berbagai institusi terkait. Sovia mengungkapkan bahwa FST yang baru berusia sekitar satu tahun terus mengembangkan fasilitas dan sumber daya manusia, serta berencana membuka program studi baru seperti Sains Olahraga, Teknik Lingkungan, Teknik Robotika, serta Robotika dan Kecerdasan Buatan.
Sales Engineer PT Fajar Mas Murni, Andri Adhianto, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi sarana berbagi pengalaman mengenai pemeliharaan mikroskop agar alat laboratorium dapat digunakan lebih lama dan tetap bekerja secara optimal. Materi teknis perawatan mikroskop disampaikan oleh Ayung Fahroji, S.Si.
Ke depan, FST UIN RIL dan PT Fajar Mas Murni berencana menindaklanjuti kolaborasi melalui penandatanganan perjanjian kerja sama guna mendukung pengembangan laboratorium dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia di bidang sains dan teknologi.