Sementara, ketua DPD Partai Golkar Provinsi Lampung, Hanan A. Rozak mengatakan digelarnya Musda untuk menumbuhkan jati diri Golkar, sesuai dengan tugas dan karya para pengurus untuk berbuat semaksimal mungkit demi kemajuan suatu daerah.
Ia menjelaskan, forum ini digelar dengan tiga tujuan utama. Pertama, melakukan evaluasi terhadap kepengurusan sebelumnya. Kedua, memetakan dan merumuskan program kerja strategis DPD Golkar Lampung Barat untuk lima tahun ke depan. Ketiga, memilih Ketua DPD Golkar Kabupaten Lampung Barat periode 2026-2031.
Hanan berpesan kepada pengurus Golkar Lampung Barat setelah dilakukan Musda untuk meluncurkan program yang dapat berdampak langsung terhadap masyarakat.
Sebagai rangkaian Musda XI, dilakukan penanaman pohon di Pelataran Gedung Pancasila oleh Bupati Lampung Barat, Ketua DPD Partai Golkar Lampung dan Forkopimda.
Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Lampung, Hanan A. Rozak, dalam arahannya memperkenalkan program "Lampung Menanam" sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Program Lampung Menanam, kata Hanan, digerakkan untuk menjawab antisipasi terjadinya bencana alam. "Sebagai akibat bencana alam disebabkan pengerusakan alam salah satunya melalui penebangan pohon," ujarnya.
"Kita merespon dengan menggerakkan program Lampung Menanam. Harapannya program ini dapat ditularkan kepada seluruh lapisan baik dari organisasi maupun masyarakat," tambah Hanan.
Bupati Parosil menyambut baik program tersebut dan menyebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Lampung Barat dalam mitigasi bencana dan penghijauan.
"Pemerintah daerah senantiasa membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan seluruh elemen, termasuk Partai Golkar, dalam rangka membangun Lampung Barat yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing," tutup Bupati.
Musda XI Golkar Lambar mengusung tema "Golkar Solid, Indonesia Maju, Suara Rakyat Suara Golkar" Agenda dilanjutkan dengan sidang pleno pemilihan ketua dan penyusunan program kerja periode 2026-2031.