Proyek Jalan Wates–Metro Rp14,67 Miliar, Gubernur Mirza Tekankan Kualitas

Rabu 22-04-2026,21:36 WIB
Reporter : Nopri
Editor : Rio Aldipo

LAMPUNGTENGAH,LAMPUNGNEWSPAPER.COM— Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan komitmennya mengawal perbaikan Ruas Jalan Provinsi Wates–Metro senilai Rp14,67 miliar agar menghasilkan kualitas terbaik dan berdampak langsung pada konektivitas ekonomi masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan saat groundbreaking dan peninjauan proyek di Desa Untoro, Kecamatan Trimurjo, Rabu (22/4/2026).

Proyek ini memiliki panjang efektif 1,345 kilometer dengan konstruksi rigid pavement atau perkerasan beton guna meningkatkan daya tahan jalan.

Gubernur Mirza meminta seluruh pihak, mulai dari kontraktor hingga pengawas, bekerja sesuai standar teknis. Ia menekankan hasil pekerjaan akan dinilai langsung oleh masyarakat sebagai pengguna jalan.

“Pekerjaan ini berdampak besar bagi perekonomian. Kualitas harus dijaga agar tidak cepat rusak,” tegasnya.

BACA JUGA:Dukung Akses Destinasi Wisata, Gubernur Lampung Percepat Perbaikan Jalan Padang Cermin-Teluk Kiluan

BACA JUGA:Gubernur Mirza Dorong UMKM Naik Kelas dan Berdaya Saing

Ia juga menginstruksikan pengawasan ketat serta percepatan penyelesaian seluruh ruas jalan yang telah dijadwalkan hingga akhir tahun. Untuk ruas yang belum diperbaiki permanen, diminta dilakukan penanganan sementara agar tetap fungsional.

Selain konstruksi, Gubernur menyoroti pentingnya perbaikan drainase dan penataan bahu jalan. Ia menemukan masih banyak saluran air tersumbat dan area jalan yang tidak terawat.

Dalam dialog dengan pemerintah desa, terungkap ruas tersebut telah lama tidak diperbaiki optimal. Gubernur memastikan penggunaan beton diharapkan mampu meningkatkan ketahanan jalan.

Ia juga menyinggung tingginya lalu lintas kendaraan berat sebagai faktor kerusakan, terutama truk angkutan sawit dan tebu dengan muatan berlebih.

Pemerintah Provinsi Lampung menilai proyek ini sebagai langkah strategis untuk memperlancar mobilitas barang dan jasa serta memperkuat akses ekonomi masyarakat.

Kategori :