Kakanwil Ditjenpas Lampung Perkuat Karakter Petugas Dengan Menyentuh Nurani Jajaran Lapas Gunung Sugih
--
LAMPUNGTENGAH,LAMPUNGNEWSPAPER.COM— Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Lampung memberikan penguatan kepada seluruh jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Gunung Sugih, Sabtu (12/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Dr. Sahardjo Lapas Gunung Sugih tersebut diikuti seluruh pegawai. Penguatan difokuskan pada peningkatan integritas, profesionalisme, disiplin, dan tanggung jawab petugas pemasyarakatan.
Dalam arahannya, Kakanwil menegaskan pentingnya menjaga integritas dalam menjalankan tugas. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah larangan bagi petugas memasukkan telepon seluler atau handphone ke dalam Lapas.
Keterlibatan petugas dalam memasukkan handphone dinilai dapat mencoreng nama baik institusi. Terhadap oknum yang terbukti melakukan pelanggaran, akan diberikan tindakan dan sanksi secara tegas sesuai ketentuan yang berlaku.
BACA JUGA:Kakanwil Ditjenpas Lampung Minta Jajaran Kerja dengan Hati, Razia Blok HunianTetap Humanis
BACA JUGA:Kunjungi Lapas Kotaagung, Plh Kakanwil Ditjenpas Lampung Tegaskan Perang terhadap Narkoba
Selain persoalan handphone, peredaran telepon seluler di dalam Lapas dan praktik judi online juga menjadi perhatian serius. Seluruh jajaran diminta bersama-sama mencegah sekaligus menindak berbagai bentuk pelanggaran yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban pemasyarakatan.
Jajaran Lapas Gunung Sugih juga diingatkan untuk menjaga Lapas sebagai rumah bersama. Setiap pegawai memiliki tanggung jawab untuk tidak melakukan tindakan yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat maupun merusak nama baik institusi.
Dalam penguatan tersebut turut ditekankan pentingnya peningkatan pendidikan dan kompetensi petugas. Setiap pegawai diharapkan memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan memperoleh jenjang karier maupun jabatan berdasarkan kompetensi, kinerja, serta tanggung jawab.
Kalapas Gunung Sugih Sastra Irawan mengatakan, penguatan tersebut menjadi momentum bagi seluruh jajaran untuk semakin memahami pentingnya integritas dalam pelaksanaan tugas.
“Penguatan ini menjadi momentum bagi kami untuk kembali mengingatkan seluruh jajaran agar menjaga integritas dan tidak melakukan tindakan yang dapat mencoreng nama baik Lapas. Mari kita jaga rumah kita bersama, karena satu pelanggaran dapat mencemarkan kerja keras rekan-rekan yang selama ini telah bekerja dengan baik,” kata Sastra.
Ia menegaskan, seluruh tugas harus dijalankan secara profesional dan bertanggung jawab.
“Setiap tugas harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan integritas,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, Lapas Kelas IIB Gunung Sugih berkomitmen memperkuat integritas dan profesionalisme seluruh jajaran, meningkatkan kompetensi pegawai, serta menciptakan lingkungan kerja yang bersih, disiplin, aman, dan bertanggung jawab.
Sumber: