Lampung Timur Klaim Capaian Pendapatan Daerah Terbaik se Lampung
--
LAMPUNGTIMUR,LAMPUNGNEWSPAPER.COM— Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lampung Timur memastikan seluruh layanan perpajakan dan Pendapatan daerah diberikan secara gratis serta bebas dari pungutan liar (pungli).
Hal itu ditegaskan Kepala Bapenda Lampung Timur Agus Firmansyah Lukman saat berdialog bersama awak media di Sekretariat Ikatan Wartawan Online (IWO) Lampung Timur, Sukadana, Jumat (14/8/2026).
Agus meminta masyarakat tidak ragu melaporkan apabila menemukan pegawai Bapenda yang melakukan pungutan di luar ketentuan.
"Saya pastikan pelayanan di Bapenda gratis dan tidak ada pungutan liar. Silakan laporkan bila ditemukan ada pegawai yang bermain-main atau mengutip uang di luar ketentuan," tegas Agus.
BACA JUGA:Presiden Prabowo Launching 3.395 Jembatan Garuda, Way Bungur Jadi Salah Satu Lokasi
BACA JUGA:Satukan Langkah, 8 Organisasi Pers Lamtim Gelar Lomba HUT 81 RI di 26-27 Agustus
Menurutnya, Bapenda merupakan organisasi yang dinamis karena terus melakukan pemutakhiran data dan menyesuaikan pelayanan dengan perkembangan kondisi di lapangan.
"Bapenda bersifat dinamis, selalu ada perubahan dalam pemutakhiran data," ujarnya.
Di sisi lain, Agus menyampaikan capaian positif Kabupaten Lampung Timur dalam pengelolaan pendapatan daerah. Berdasarkan hasil evaluasi Laporan Pertanggungjawaban Tahun Anggaran 2025, Lampung Timur disebut memperoleh apresiasi dari tim evaluasi Pemerintah Provinsi Lampung atas realisasi pendapatan daerah.
"Hasil evaluasi Laporan Pertanggungjawaban Tahun Anggaran 2025, Lampung Timur mendapat apresiasi dari tim evaluasi Provinsi Lampung atas capaian dan realisasi pendapatan daerah dan capaian daerah terbaik pertama se-Provinsi Lampung," katanya.
Agus menambahkan, berdasarkan rapat Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri bersama Bank Indonesia, Lampung Timur mencatat realisasi pendapatan daerah sebesar 50,01 persen dari target yang ditetapkan.
Capaian tersebut, menurutnya, berada di atas rata-rata nasional yang masih berada di bawah 40 persen.
Capaian itu dinilai menjadi indikator kinerja pemerintah daerah dalam mengoptimalkan pendapatan sekaligus meningkatkan tata kelola pengelolaan keuangan daerah.
Bapenda Lampung Timur juga menegaskan komitmennya mempertahankan capaian tersebut melalui pembaruan data, peningkatan kualitas pelayanan serta memastikan seluruh proses pelayanan berlangsung transparan dan tanpa pungutan di luar ketentuan.
Sumber: