Rumah Sastra Mata Dunia Pentaskan Poetry in Space and Time Libatkan Pelajar dan Seniman Lampung
--
LAMPUNGNEWSPAPER.COM– Rumah Sastra Mata Dunia kembali menghadirkan pertunjukan teaterikal puisi bertajuk Poetry in Space and Time yang akan dipentaskan di Gedung Teater Tertutup (GTT) Taman Budaya Lampung pada 18–19 Agustus 2026.
Pementasan yang didukung Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung serta Taman Budaya Lampung tersebut merupakan karya sekaligus disutradarai Edy Samudra Kertagama dengan Karlina sebagai asisten sutradara.
Pertunjukan ini melibatkan sejumlah pelajar dari Sekolah Darma Bangsa, SMA Perintis 2 Bandar Lampung, dan SMK Negeri 3 Bandar Lampung. Melalui perpaduan puisi, musik, dan teater, pementasan diharapkan menjadi ruang apresiasi sastra yang mampu menggugah penonton sekaligus menghadirkan refleksi melalui karya-karya puisi yang dikemas secara teatrikal.
Pimpinan Produksi Ganes mengatakan, pementasan akan diperkuat sejumlah aktor muda, di antaranya Tasya Fachni, Safira Jasmine Azzahra, M. Kevin Bayyanaka Althaf, Sultan Razeen Fahri, Kayla Zaida Wijaya, Genoveva Estungkara Linton, Hanna Azzahra, Maiza Adreena, Nana Gregorius, dan Suci.
BACA JUGA:Gubernur Lampung Resmikan Klinik Inovasi 2026, Dorong Budaya Kerja Kreatif dan Daya Saing Daerah
BACA JUGA:Gubernur Mirza Dorong Generasi Muda Lestarikan Budaya Lampung
Tim produksi juga melibatkan Shebee pada bidang kreatif, Karlina sebagai asisten sutradara, Josep Arisandi sebagai dramaturg, Rico El Maut sebagai pengamat proses, J.A. pada penataan cahaya, Jack Mogers dan Iwan pada artistik, Citra sebagai penata kostum dan rias sekaligus tiket, Nana Gregorius sebagai penata musik, serta Ajie sebagai koreografer.
Ganes berharap pertunjukan tersebut dapat dihadiri berbagai kalangan, mulai dari guru, pelajar, mahasiswa, hingga pecinta sastra sebagai bentuk dukungan terhadap perkembangan seni dan literasi di Lampung.
"Besar harapan kami pementasan ini menjadi ruang apresiasi sastra sekaligus mengajak masyarakat menikmati puisi dalam bentuk pertunjukan teaterikal yang menarik," ujarnya.
Masyarakat yang ingin menyaksikan pementasan dapat memperoleh informasi dan pemesanan tiket melalui nomor 0822-7887-6151 atau 0895-1569-4333.
Dalam sinopsisnya, *Poetry in Space and Time* mengangkat refleksi tentang kehidupan, kehilangan, luka, dan perjalanan batin manusia yang disampaikan melalui perpaduan pembacaan puisi, musik, serta ekspresi teater.
Rumah Sastra Mata Dunia merupakan komunitas sastra yang berdiri pada 12 Agustus 1992 di Pasar Seni Enggal, Bandar Lampung, dengan nama awal Bengkel Deklamasi Lampung. Komunitas ini menjadi wadah bagi pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum untuk belajar menulis, membaca puisi, berdiskusi sastra, serta mengembangkan kreativitas di bidang seni.
Selama lebih dari tiga dekade, Rumah Sastra Mata Dunia telah melahirkan berbagai karya sastra dan meraih prestasi di tingkat daerah maupun nasional. Komunitas tersebut juga aktif menggelar berbagai kegiatan, seperti roadshow baca dan tulis puisi di sekolah-sekolah, lomba baca puisi, musikalisasi puisi, refleksi penyair, hingga pementasan teaterikal puisi di berbagai panggung seni di Lampung.
Sumber: