Junaedi dan Tatang Rohadi Bersaing Rebut Kursi APINDO Lampung
Junaedi dan Tatang Rohadi Bersaing Rebut Kursi APINDO Lampung--
BANDARLAMPUNG, LAMPUNG NEWSPAPER – Perebutan kursi Ketua Dewan Pimpinan Provinsi Asosiasi Pengusaha Indonesia mulai menghangat menjelang Musyawarah Provinsi (Musprov) APINDO Lampung 2026.
Hingga batas akhir pengambilan formulir pendaftaran, dua nama pengusaha telah resmi mengambil berkas pencalonan, yakni Junaedi dan Tatang Rohadi.
Ketua Panitia Pendaftaran dan Penjaringan Calon Ketua APINDO Lampung, Mico Periyando, mengungkapkan minat kalangan pengusaha untuk maju memimpin organisasi terbesar dunia usaha tersebut cukup tinggi.
“Yang sudah menghubungi dan menyatakan minat menjadi calon ada lima orang. Namun yang sudah mengambil berkas sampai saat ini baru dua orang,” kata Mico, Jumat, 19 Juni 2026.
Menurutnya, pengambilan berkas calon ketua dibuka hingga 19 Juni 2026 pukul 00.00 WIB, sedangkan pengembalian berkas persyaratan masih diberikan waktu hingga 21 Juni 2026.
Junaedi dikenal sebagai CEO Rumah Makan Minang Indah Group sekaligus Ketua Sikambara, Ketua Pajero Indonesia One Chapter Krakatau, dan Wakil Bendahara DPP APINDO Lampung.
Junaedi mengaku terdorong maju karena melihat APINDO memiliki peran strategis dalam memperkuat iklim usaha sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM di Lampung.
“APINDO bukan hanya organisasi pengusaha, tetapi mitra strategis pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja, memperkuat UMKM, dan menjaga keberlangsungan dunia usaha,” ujar Junaedi.
Ia menilai tantangan ekonomi ke depan membutuhkan organisasi pengusaha yang semakin solid, adaptif, dan mampu menjadi jembatan antara kepentingan dunia usaha dengan pemerintah.
“Ke depan APINDO harus semakin kuat dalam memperjuangkan kepentingan pengusaha, terutama sektor UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah,” tegasnya.
Sementara itu, kandidat lainnya, Tatang Rohadi, dikenal sebagai pengusaha di sektor kepelabuhanan.
Dengan munculnya dua nama tersebut, bursa Ketua APINDO Lampung diperkirakan akan berlangsung kompetitif. Sejumlah pelaku usaha menilai Musprov kali ini menjadi momentum penting untuk menentukan arah organisasi.
Sumber: