Lampung Timur Jajaki Program Ketahanan Air, Energi dan Pangan

Lampung Timur Jajaki Program Ketahanan Air, Energi dan Pangan

--

JAKARTA,LAMPUNGNEWSPAPER.COM— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Timur (Lamtim) menjajaki implementasi program Water Energy Food Security for Regional Integrated Development (WEFSRID) sebagai bagian dari upaya memperkuat pembangunan berkelanjutan di daerah.

Langkah tersebut dibahas dalam audiensi antara Bupati Lampung Timur bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Selasa (9/6/2026).

Bupati Lampung Timur Hj.Ela Siti Nuryamah didampingi Kepala Bappeda, Plt Kepala Dinas PUPR, serta Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura.

Rombongan diterima Direktur Perencanaan, Evaluasi dan Informasi Pembangunan Daerah (PEIPD) Ditjen Bina Bangda Kemendagri, Iwan Kurniawan.

BACA JUGA:Revisi RTRW Lamtim Tunggu Hasil Verifikasi Kementerian ATR/BPN

BACA JUGA:Tokoh Adat Lamtim Dukung Polda Lampung Berantas Begal, Penegakan Hukum Harus Tegas dan Manusiawi

Pertemuan tersebut membahas peluang penerapan program WEFSRID di Lampung Timur yang dinilai memiliki potensi besar di sektor pertanian, sumber daya air, dan energi berkelanjutan.

Program WEFSRID mengintegrasikan pengelolaan sektor air, energi, dan pangan dalam satu kerangka pembangunan daerah yang terpadu guna memperkuat ketahanan daerah dalam jangka panjang.

Bupati Lampung Timur menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menyelaraskan dokumen perencanaan pembangunan dengan kebijakan nasional, terutama pada sektor ketahanan air, energi, dan pangan.

“Kami berharap Kemendagri dapat memberikan asistensi dan supervisi agar implementasi program ini berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur PEIPD Ditjen Bina Bangda Kemendagri, Iwan Kurniawan, mengapresiasi langkah proaktif Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dalam menginisiasi program tersebut.

Menurutnya, Kemendagri siap memberikan dukungan melalui fasilitasi, evaluasi, serta penguatan koordinasi lintas kementerian dan lembaga agar program berjalan selaras dengan target pembangunan nasional.

Audiensi tersebut menjadi langkah awal penguatan sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada ketahanan air, energi, dan pangan sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan.

Sumber:

Berita Terkait