Sensus Ekonomi 2026 di Lampung Barat, Libatkan 329 Petugas Lapangan

Sensus Ekonomi 2026 di Lampung Barat, Libatkan 329 Petugas Lapangan

--

LAMPUNGBARAT,LAMPUNGNEWSPAPER.COM— Pemerintah Kabupaten Lampung Barat bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lampung Barat (Lambar) resmi mencanangkan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang dirangkaikan dengan kegiatan Ngisi Bareng (Ngibar) Mencatat Ekonomi Indonesia Tahun 2026, di Aula Kagungan Setdakab Lampung Barat, Selasa (2/6/2026)

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Lampung Barat H. Parosil Mabsus, Wakil Bupati Drs. Mad Hasnurin, Forkopimda, Kepala BPS Lampung Barat Shista Virgo Winata beserta jajaran, staf ahli bupati, asisten, kepala perangkat daerah, camat, peratin, hingga pelaku UMKM di Lampung Barat.

Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 ditandai dengan pemukulan gong serta penyematan atribut berupa rompi dan kartu identitas kepada petugas lapangan SE2026 oleh Bupati Parosil Mabsus bersama Kepala BPS Lampung Barat Shista Virgo Winata.

Dalam pelaksanaannya, sebanyak 329 petugas lapangan akan diterjunkan untuk mendukung suksesnya Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Lampung Barat. 

BACA JUGA:Parosil Dorong Penguatan Sektor Dasar untuk Kedaulatan Daerah

BACA JUGA:Pemkab Lambar Bakal Sulap Kawasan Kumuh Pajar Bulan Jadi Permukiman Layak Huni Lewat BSPS

Para petugas tersebut akan mengikuti pelatihan di Bandar Lampung yang dibagi dalam dua gelombang, yakni pada 6 Juni 2026 untuk gelombang pertama dan 9 Juni 2026 untuk gelombang kedua.

Kepala BPS Lampung Barat, Shista Virgo Winata mengatakan, Sensus Ekonomi 2026 merupakan pendataan ekonomi terbesar dan paling lengkap yang dilakukan secara menyeluruh terhadap seluruh pelaku usaha di Indonesia.

Menurutnya, hasil sensus nantinya menjadi dasar penting bagi pemerintah dalam memahami struktur ekonomi daerah, melihat potensi yang dimiliki, mengenali tantangan yang dihadapi, hingga menentukan arah kebijakan pembangunan ke depan.

"Hari ini kita tidak sekadar mencanangkan Sensus Ekonomi 2026. Hari ini kita memulai sebuah kerja besar untuk memastikan bahwa pembangunan ekonomi Kabupaten Lampung Barat dibangun di atas data yang akurat, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan," ujar Shista Virgo Winata.

Ia menegaskan, data bukan hanya sekadar angka, melainkan fondasi dalam pengambilan kebijakan dan pembangunan daerah.

"Di balik setiap angka terdapat keputusan, di balik keputusan terdapat program, dan di balik program terdapat kesejahteraan masyarakat. Karena itu kami ingin memastikan seluruh potensi ekonomi Lampung Barat tercatat dengan baik," jelasnya.

Shista juga mengajak seluruh pelaku usaha, termasuk perbankan dan UMKM, untuk memberikan data yang lengkap, benar, dan akurat kepada petugas sensus.

Ia memastikan seluruh data responden dijamin kerahasiaannya sesuai Undang-Undang Statistik dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik.

Sumber:

Berita Terkait