Wabah PMK, Peternak Sapi di Lamtim Merugi, Sapi Mati Hingga Terpaksa Jual Murah Sapi Sakit
--
LAMPUNGTIMUR,LAMPUNGNEWSPAPER.COM--Peternak Sapi di Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) merugi hingga puluhan juta rupiah akibat penyebaran PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) yang menyerang ternak peliharaan mereka.
Akibat peristiwa tersebut puluhan ekor sapi dikabarkan mati dan puluhan lainnya terpaksa dijual murah dalam kondisi sakit.
Menanggapi peristiwa tersebut Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Lampung Timur telah melakukan upaya antisipasi dan pencegahan agar PMK dapat diminimalisir.
Dari Januari sampai Maret 2026 Pemkab Lampung Timur telah melakukan Vaksinasi 18.500 dosis kepada hewan ternak.
BACA JUGA:Ratusan Sapi di Lampung Timur Terjangkit PMK
BACA JUGA:Ela Perjuangkan Warga Penyangga TNWK, Konflik Gajah Ditargetkan Nol 2026
"Kita (dinas, red) sudah mendalaminya, setelah ada berita kita langsung turun ke lokasi untuk mengidentifikasi, Ternak - ternak yang sakit itu telah tertangani dan beberapa diantaranya telah dinyatakan sembuh", tutur Pj Kepala Dinas Perikanan dan Perternakan Dwi Gayatri, kepada LampungNewspaper, (1/4/2026)
Lebih lanjut dia menyampaikan bahwa tim dari Kabupaten, provinsi dan pusat telah mendatangi mengambil sampel untuk diuji di laboratorium.
"Kami juga telah memberikan edukasi kepada peternak untuk sanitasinya, ternak yang sakit diobati sedangkan yang sehat diberikan vitamin. Alhamdulillah sudah mulai berkurang dan mulai pada sehat", tambah Dwi Gayatri.
Selanjutnya Hewan ternak yang terdampak PMK seyogyanya tidak boleh diperjual belikan.
"Meskipun PMK tidak menular ke manusia, tetapi eloknya tidak dijual, tunggu sampai ternak sembuh dan sehat ", ucapnya.
Gayatri juga mengimbau ,jelang hari raya Idul Adha agar peternak dan Makelar dapat menjual Sapi yang sehat.
"Dalam mengantisipasi kebutuhan ternak untuk hari raya Idul Adha, kami menghimbau kepada peternak dan Belantik untuk melakukan vaksinasi ternaknya, setidaknya 1-2 bulan sebelum dijual, dan menghimbau bagi pelaku usaha ternak agar menjual ternak yang sehat", pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya ratusan ekor Sapi di Lampung Timur diduga terjangkit PMK dengan tanda -tanda demam tinggi,air liur berbusa berlebihan, serta lepuh atau luka (sariawan) di lidah, gusi, moncong, dan sela kuku serta hilang nafsu makan.
Sumber: