Damkarmat Bandar Lampung Evakuasi Ular hingga Anak Tersesat Selama Libur Idul Fitri

Damkarmat Bandar Lampung Evakuasi Ular hingga Anak Tersesat Selama Libur Idul Fitri

--

BANDARLAMPUNG - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung rupanya tidak hanya disibukkan dengan urusan api selama masa libur Idul Fitri 2026. 

 

Tercatat, tim Rescue Damkarmat telah melakukan sedikitnya 8 aksi penyelamatan non-kebakaran dalam kurun waktu 21 hingga 24 Maret 2026.

 

Kepala Dinas Damkarmat Bandar Lampung, Antoni Irawan, mengungkapkan ada delapan aksi penyelamatan Damkarmat 21-24 Maret 2026, antara lain; pada 21 Maret 2026 evakuasi pelepasan cincin di RS Abdul Moeloek (Rsudam), pada 22 Maret Evakuasi rolling door (Antasari), Pelepasan cincin (Kantor Damkar), Biawak (Kota Baru), dan Penyelamatan anak tersesat (Jl. Kartini) dan pada 24 Maret mengevakuasi dua evakuasi ular sanca (Way Laga & Bakung) serta satu evakuasi biawak (Sukarame).

 

Lebih rinci personelnya tetap bersiaga penuh untuk melayani berbagai laporan darurat dari masyarakat, mulai dari evakuasi hewan liar hingga bantuan medis ringan.

 

"Selama periode tersebut, tim kami telah menangani 8 kejadian penyelamatan di berbagai titik di Bandar Lampung," ujar Antoni Irawan.

 

Berdasarkan data yang dihimpun, gangguan satwa liar menjadi laporan yang paling sering masuk. 

 

Pada Selasa, 24 Maret 2026, dini hari sekitar pukul 00.01 WIB, Regu Rescue A yang dipimpin Danru Nurhendrat Setyawan berhasil mengevakuasi seekor ular sanca sepanjang 60 cm yang bersembunyi di bawah sofa ruang tamu milik warga di Way Laga, Sukabumi.

 

Tak berselang lama, pada sore harinya pukul 16.49 WIB, giliran Regu Rescue B yang dikomandoi Danru Desri Rinando terjun ke Perumahan Permata Biru, Sukarame. 

 

Mereka mengevakuasi seekor biawak yang terjebak di dalam toren air kamar mandi milik warga bernama Lukman Syah.

 

Selain hewan liar, aksi heroik petugas juga terlihat saat menangani laporan anak tersesat di Jalan Kartini, Tanjung Karang Pusat, pada 22 Maret lalu. 

 

Di hari yang sama, petugas juga menangani evakuasi rolling door yang terkunci di wilayah Antasari.

 

Urusan medis ringan seperti pelepasan cincin yang menjepit jari pun tak luput dari penanganan. 

 

Tercatat ada dua kejadian pelepasan cincin, yakni di RS Abdul Muluk pada 21 Maret 2026 dan di Kantor Damkar Tendean pada 22 Maret 2026.

 

Antoni Irawan menghimbau warga Bandar Lampung untuk tidak ragu menghubungi petugas jika menemukan situasi yang membahayakan jiwa, seperti hewan buas, orang tenggelam, atau orang yang terjebak di ketinggian.

 

"Segera hubungi kami di nomor telepon 0721 252741 atau melalui WhatsApp di 0811 729 444. Kami siap memberikan penanganan cepat dan gratis bagi masyarakat," tegasnya.

Sumber: