Gudang BBM Ilegal Terbakar Hebat di Pesawaran, Satu Mobil Tangki Ikut Hangus

Gudang BBM Ilegal Terbakar Hebat di Pesawaran, Satu Mobil Tangki Ikut Hangus

--

PESAWARAN, RADARLAMSEL.COM— Kebakaran hebat melanda gudang penyimpanan bahan bakar minyak (BBM) yang diduga ilegal di Desa Kurungan Nyawa, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Rabu (18/3/2026) malam.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 21.30 WIB itu menggegerkan warga karena kobaran api dengan cepat membesar disertai asap hitam pekat. Lokasi kebakaran berada di sekitar kawasan Tugu Coklat, tidak jauh dari permukiman penduduk.

Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api. Namun, proses pemadaman berlangsung sulit karena banyaknya material BBM di dalam gudang.

Saksi mata menyebutkan, selain bangunan gudang, satu unit mobil tangki dan puluhan tandon penampung BBM turut terbakar.

BACA JUGA:Pererat Solidaritas, PBH PERADI Bandar Lampung Adakan Bukber

BACA JUGA:Bupati Tanggamus Resmikan Revitalisasi Gedung SDN 1 Negeri Agung Yang Difasilitasi Anggota DPR RI Ruby

“Api sangat besar, mobil tangki dan tandon di dalam gudang juga ikut terbakar,” kata Feri, warga setempat.

Danru Jaga Damkar Pesawaran, Diki Zulkarnaen, mengatakan pihaknya menerima laporan saat api sudah membesar.

“Kami menerima laporan sekitar pukul 21.45 WIB. Saat tiba di lokasi, api sudah tidak terkendali dan langsung dilakukan pemadaman,” ujarnya, Kamis (19/3/2026).

Dalam penanganan kebakaran, tim Damkar menerjunkan dua unit mobil dari Pesawaran dan satu unit bantuan dari Posko Jati Agung, Lampung Selatan, dengan total 11 personel.

Kobaran api tidak hanya menghanguskan bangunan gudang, tetapi juga mobil tangki serta puluhan tandon yang diduga berisi solar. Beberapa kali terdengar ledakan dari dalam lokasi, sehingga petugas harus bekerja ekstra hati-hati.

“Api sempat padam, tetapi kembali membesar karena masih ada bahan bakar. Beberapa kali juga terjadi ledakan,” jelas Diki.

Ia memperkirakan tangki yang terbakar berisi sekitar 8.000 liter bahan bakar, sehingga memperparah kondisi kebakaran.

Proses pemadaman terkendala karena tidak tersedianya busa khusus untuk kebakaran bahan bakar, sehingga api sulit dikendalikan.

Sumber: