Rektor UIN Jusila Didemo Mahasiswa

Rektor UIN Jusila Didemo Mahasiswa

--

METRO,LAMPUNGNEWSPAPER.COM--Rektor Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung (UIN Jusila) berdialog dengan puluhan demonstran dari "Aliansi Mahasiswa" yang menggelar aksi unjuk rasa di Gedung Rektorat kampus setempat, Kamis, 12/2/2026.

Diketahui, aksi unjuk rasa puluhan mahasiswa itu dilatarbelakangi oleh berbagai persoalan internal dan eksternal kampus yang menyeret nama Rektor UIN Jusila. 

Mulai dari persoalan tata kelola kampus, ijazah alumni yang belum keluar, hingga dugaan penyelewengan KIP yang terjadi di IAI Darul Amal, tempat di mana Prof. Dr. Ida Umami, M.Pd. Kons menjabat sebagai rektor, sebelum menduduki kursi pimpinan di UIN Jusila.

"Kami harapkan pemimpin yang jujur, amanah dan tidak merugikan mahasiswa. Oleh karena itu, kami tunggu agar Rektor bisa menemui kami," pekik salah satu demonstran saat berorasi.

BACA JUGA:Pemprov Lampung Pastikan Dapur SPPG di Metro Penuhi Standar Program MBG

BACA JUGA:UIN Jusila Persiapkan Prodi Baru Bidang Kesehatan

Rektor UIN Jusila, Prof. Dr. Ida Umami, M.Pd. Kons menjelaskan, ihwal dugaan penyelewengan KIP di IAI Darul Amal telah selesai di tingkat kepolisian, sebab, ia telah mengantongi SP3D (Surat Pemberitahuan Perkembangan Penanganan Dumas/Pengaduan).

"Kalau masalah KIP di IAI Darul Amal, itu kan terjadi karena saya menalangi biaya untuk KIP itu sebesar Rp10 juta, dan uang itu bahkan didapat karena saya menggadaikan kalung saya (sambil menunjukkan kalung di leher). Dan saya sudah diberi SP3D," kata Prof Ida menjelaskan.

Sementara mengenai keterlambatan pembagian ijazah untuk para alumni, Prof Ida yang diwakili oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Dr. Aria Septi Anggaira, M.Pd menjelaskan, hal itu menjadi terhambat karena penyesuaian administrasi, dikarenakan alih status kampus yang semula dari IAIN menjadi UIN.

"Karena administrasi kita harus menyesuaikan dengan status kampus yang sudah naik, dari IAIN menjadi UIN, maka ijazah alumni juga ada sedikit penyesuaian. Jadi, kami juga minta agar adik-adik mahasiswa pun alumni memaklumi," paparnya.

Aksi yang terjadi di satu-satunya Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) terbesar di Kota Metro itu berlangsung hingga pukul 14.45 WIB, dan berakhir dengan penjelasan yang sudah dipaparkan oleh para pimpinan kampus.

Meski begitu, puluhan demonstran yang mengatasnamakan diri sebagai Aliansi Mahasiswa itu nampak tidak cukup puas dengan penjelasan dari Rektor dan wakilnya.

Mahasiswa meminta Rektor UIN Jusila menandatangani lembar surat yang memuat pernyataan, kesiapan rektor untuk mengundurkan diri apabila terbukti melanggar hukum.

Namun, desakan untuk menandatangani surat pernyataan itu ditolak, dengan alasan aparat hukum telah bekerja dan proses penyidikan ada di kewenangan aparat.

Sumber: