PDIP Tolak Sistem Pilkada Tidak Langsung, Winarti : Kedaulatan Milik Rakyat!
Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung, Hj.Winarti--
METRO,LAMPUNGNEWSPAPER.COM--Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pertai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Lampung, Winarti dengan tegas menyatakan sikap menolak wacana perubahan sistem pilkada menjadi pemilihan tidak langsung.
Pernyataan ia sampaikan saat memimpin langsung konsolidasi Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan Kota Metro di Rumah Kayu, Yosomulyo, Metro Pusat, Minggu, (8/2/2026).
Winarti menegaskan, komitmen PDI Perjuangan Provinsi Lampung selaras dengan instrusksi pusat, untuk mempertahankan prinsip kedaulatan rakyat dalam mekanisme pemilihan kepala daerah, yakni pemilihan langsung.
"Kami sampaikan secara terbuka, bahwa PDI Perjuangan tetap menginginkan Pilkada dipilih langsung oleh rakyat. Karena kedaulatan adalah milik rakyat. PDI Perjuangan tegas menginginkan semua tingkatan Pilkada dipilih langsung oleh," tegas Winarti.
BACA JUGA:Dikukuhkan Sebagai Ketua DPC PDIP Kota Metro, Ancilla Hernani Tegaskan Komitmen Jaga Persatuan Kader
BACA JUGA:Gantikan Sudin, Winarti Pimpin DPD PDI-P Lampung
Pernyataan ini dinilai sebagai sikap politik strategis, sekaligus penguatan narasi partai di tengah wacana yang berkembang di tingkat nasional, mengenai kemungkinan perubahan sistem pemilihan kepala daerah.
Dengan menyatakan sikap yang jelas di tengah jaringan akar rumput, DPD PDI Perjuangan Lampung ingin menunjukkan keselarasan antara elite dan basisnya dalam menjaga sistem demokrasi langsung.
Konsolidasi PDI Perjuangan di Kota Metro juga menjadi ajang untuk menguatkan pesan, bahwa Pilkada langsung adalah harga mati bagi partai yang mengusung ideologi kerakyatan.
Winarti menekankan, bahwa mekanisme langsung adalah sarana paling legitimate untuk mencerminkan aspirasi dan kehendak publik.
"Ini bukan sekadar persoalan prosedur, tetapi prinsip dasar demokrasi kita. Rakyat harus tetap menjadi penentu utama kepemimpinan di daerahnya sendiri," tandasnya.
Sumber: