Kunjungan Wisata Lampung Naik 53 Persen, Ekonomi Tembus Rp53 Triliun
Foto Dok Dispar Lampung--
LAMPUNGNEWSPAPER.COM--Provinsi Lampung terus menunjukkan tren positif di sektor pariwisata. Sepanjang tahun 2025, jumlah kunjungan wisatawan ke daerah ini mencapai 24,7 juta orang, melonjak signifikan dibandingkan tahun sebelumnya dan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menyebut capaian tersebut sebagai bukti meningkatnya daya saing pariwisata Lampung sekaligus hasil kolaborasi lintas sektor dalam mendorong pembangunan ekonomi.
“Capaian 24,7 juta kunjungan wisatawan sepanjang 2025 menjadi bukti nyata bahwa pariwisata Lampung semakin kompetitif dan mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah,” ujar Rahmat Mirzani Djausal.
Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Lampung, total kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara tercatat 24.702.664 orang, atau meningkat 53,50 persen dibandingkan tahun 2024. Lonjakan tersebut mendorong perputaran ekonomi daerah hingga Rp53,11 triliun, dengan rata-rata pengeluaran wisatawan sekitar Rp2,15 juta per orang.
BACA JUGA:Dispar Dorong SDM Pariwisata Bandar Lampung Berstandar Asia
BACA JUGA:Lampung Fest 2025 Resmi Ditutup, Pemprov Dorong Pengembangan Pariwisata dan UMKM
“Pariwisata bukan hanya soal jumlah kunjungan, tetapi bagaimana kehadiran wisatawan memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Data ini menunjukkan pariwisata Lampung telah menjadi penggerak ekonomi yang nyata,” tegas Gubernur.
Pertumbuhan sektor pariwisata sepanjang 2025 juga memberikan manfaat signifikan bagi pelaku usaha lokal. Tercatat lebih dari 3.000 pelaku UMKM di sektor kuliner, kerajinan, transportasi, dan akomodasi mengalami peningkatan aktivitas usaha.
Selain itu, sektor pariwisata berkontribusi besar terhadap penciptaan lapangan kerja. Sepanjang 2025, sebanyak 254.298 tenaga kerja terserap, baik di sektor formal maupun informal, sehingga turut membantu menekan angka pengangguran di Provinsi Lampung.
Dari sisi infrastruktur, Lampung saat ini didukung sekitar 544 hotel berbintang dan nonbintang dengan lebih dari 16.000 kamar. Tingkat hunian kamar (TPK) mencapai 48,93 persen, meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Capaian tersebut juga mendapat pengakuan di tingkat nasional. Berdasarkan data Kementerian Pariwisata, Provinsi Lampung masuk dalam 10 besar destinasi wisata nasional pada periode libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Lampung menempati peringkat ke-10, tepat di bawah Nusa Tenggara Timur.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Lampung, Bobby Irawan, mengatakan destinasi pantai masih menjadi magnet utama wisatawan domestik.
“Untuk Lampung, destinasi pantai masih menjadi tujuan utama wisatawan domestik yang datang,” ujarnya.
Bobby juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Pusat menargetkan 19,5 juta wisatawan domestik berkunjung ke Lampung sepanjang 2025. Ia optimistis target tersebut dapat terlampaui melihat tren kunjungan yang terus meningkat.
Sumber: