Walikota Eva Kenalkan Budaya Lokal untuk Membangun Identitas dan Citra Bandar Lampung
--
BANDARLAMPUNG - Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menyatakan pengenalan budaya lokal kepada para Wali Kota menjadi bagian penting dari upaya membangun identitas dan citra daerah khususnya Bandar Lampung.
Untuk itu, rangkaian kegiatan APEKSI Outlook 2025 diawali dengan Begawi Jejama, tradisi Lampung yang sarat makna kebersamaan dan gotong royong.
"Pengenalan budaya lokal kepada para Wali Kota menjadi bagian penting dari upaya membangun identitas dan citra daerah khususnya Bandar Lampung," ujar Eva.
Begawi Jejama menjadi bagian penting dari upaya membangun identitas dan citra daerah, sementara APEKSI Outlook 2025 diharapkan menjadi panggung promosi yang berkelanjutan
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk mendoakan daerah-daerah yang tengah terdampak bencana, seperti Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, sembari mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem.
Rangkaian acara APEKSI dimulai kala para wali kota se-Indonesia mengikuti senam bersama di halaman Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung, lalu meninjau stand UMKM di sepanjang Jalan Dr. Susilo hingga kawasan Mal Pelayanan Publik (MPP).
Eva berharap, APEKSI Outlook 2025 dapat menjadi panggung promosi yang berkelanjutan, baik dari sisi budaya, pariwisata, pelayanan publik, hingga potensi ekonomi daerah.
"Ada 56 Walikota yang hadir ke APEKSI ini, ajang ini bisa sekaligus menjadi promosi untuk Bandar Lampung," harapnya.
Melalui agenda ini, Bandar Lampung tidak hanya memperkuat jejaring antarkota, tetapi juga menegaskan diri sebagai kota yang siap bersaing dan diperhitungkan di level nasional.
Penyelenggaraan APEKSI Outlook 2025 pada 19-20 Desember 2025 di Bandar Lampung dinilai menjadi contoh sukses, bahwa agenda Nasional tidak hanya memperkuat kolaborasi antarpemerintah kota, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Sumber: